Tampilkan postingan dengan label Berita Pro Balikpapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Pro Balikpapan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Agustus 2018
Sabtu, 22 Juli 2017
Santri Ponpes Nurul Hidayah Kelurahan Sotek Penajam Paser Utara Gelar Pawai
PENAJAM PASER UTARA - 85 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara ( PPU), Kalimantan Timur, menggelar pawai untuk pertama kalinya sejak berdiri.
“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan lingkungan Kelurahan Sotek kepada para santri, karena tidak semua santri berasal dari kelurahan ini. Seperti dari Kecamatan Penajam, Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Bahuku,” jelasnya Ustadz Dayat Ibnu, Pondok Pesantren Nurul Hidayah kepada Wartawan DETAKKaltim.Com, Sabtu (15/7/2017) sore.
Selain itu, lanjutnya, memperkenalkan kegiatan para santri kepada masyarakat luas. Karena baru pertama kali kegiatan ini digelar.
Ustadz Dayat Ibnu bersyukur karena setiap tahun santri yang menuntut ilmu di Ponpes Nurul Hidayah, semangkin bertambah.
Ia membeberkan lebih jauh, untuk pendidikan di Ponpes Nurul Hidayah program ada yang modern yaitu mengajar pidato dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Kemudian Kitab Kuning.
“Untuk prestasi, sudah tujuh orang santri bisa membaca kitab kuning dan Al Qur’an,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk hafiz Al Qur’an sendiri sementara ini pihaknya fokuskan kelas satu sampai kelas tiga menghafal Al Quran khusunya Juz 30.
Selain memperkenal kepada santri lingkungan Kelurahan Sotek, Ustadz Dayat Ibnu berharapan kegiatan ini ke depannya bisa menjadi referensi kepada orang tua untuk menitipkan anaknya, menuntut ilmu di Pondok Pesantren Nurul Hidayah.
Untuk menjaga keamanan dalam kegiatan pawai ini, Bripka Supriadi, Kapospol Sotek berikut anggota Pospol Kelurahan Sotek melakukan pengawalan. (amran)
Source Detak Kaltim
“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan lingkungan Kelurahan Sotek kepada para santri, karena tidak semua santri berasal dari kelurahan ini. Seperti dari Kecamatan Penajam, Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Bahuku,” jelasnya Ustadz Dayat Ibnu, Pondok Pesantren Nurul Hidayah kepada Wartawan DETAKKaltim.Com, Sabtu (15/7/2017) sore.
Selain itu, lanjutnya, memperkenalkan kegiatan para santri kepada masyarakat luas. Karena baru pertama kali kegiatan ini digelar.
Ustadz Dayat Ibnu bersyukur karena setiap tahun santri yang menuntut ilmu di Ponpes Nurul Hidayah, semangkin bertambah.
Ia membeberkan lebih jauh, untuk pendidikan di Ponpes Nurul Hidayah program ada yang modern yaitu mengajar pidato dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Kemudian Kitab Kuning.
“Untuk prestasi, sudah tujuh orang santri bisa membaca kitab kuning dan Al Qur’an,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk hafiz Al Qur’an sendiri sementara ini pihaknya fokuskan kelas satu sampai kelas tiga menghafal Al Quran khusunya Juz 30.
Selain memperkenal kepada santri lingkungan Kelurahan Sotek, Ustadz Dayat Ibnu berharapan kegiatan ini ke depannya bisa menjadi referensi kepada orang tua untuk menitipkan anaknya, menuntut ilmu di Pondok Pesantren Nurul Hidayah.
Untuk menjaga keamanan dalam kegiatan pawai ini, Bripka Supriadi, Kapospol Sotek berikut anggota Pospol Kelurahan Sotek melakukan pengawalan. (amran)
Source Detak Kaltim
Kamis, 06 November 2014

Kakanwil Kaltim Resmikan Kantin Al-Maidah MTsN Melak Kutai Barat
Melak (Inmas-Kwl) – Kantin MTsN Melak
yang diberi nama Kantin Al-Maidah diresmikan oleh Kakanwil Kemenag Prov.
Kaltim H Saifi (5/11).
Acara ini
dihadiri Kakankemenag Kab. Kutai Barat H.M.Isnaini, Kasi Kurikulum dan
Evaluasi Kanwil Kemenag Kaltim Samudi, Kepala MTsN Melak Yahya beserta
dewan guru serta para siswa MTsN Melak.
Diawal
sambutannya Kakanwil mengucapkan selamat kepada MTsN Melak atas
berdirinya kantin ini dan mengatakan baru pertama melihat kantin
secantik ini, yang disambbut tepuk tangan seluruh hadirin.
Kantin
ini dikatakan Kakanwil bisa menjadi contoh bagi Madrasah lain nya,
karena dinilai dapat memadukan stacholder dengan madrasah, untuk
menciptakan kantin yang baik, bersih, dan menarik.
Disampaikan
Kakanwil bahwa Tahun 2015 akan dilaksanakan lounching untuk
meningkatkan kualitas madrasah yang disebut Gerakan Madrasah Gemilang
yakni Gerakan Madrasah Indah dan Melahirkan Bintang.
Yang
maksudnya disana ada gagasan bagaimana performance madrasah itu bukan
hanya sekedar enak belajar didalamnya tapi suasana disekitarnya juga
nyaman, duduk disegala sudut enak dan dipandang juga enak dengan menata
lingkungan.
Kakanwil meminta agar
selalu dipelihara lingkungan yang sudah baik ini dengan baik, agar
harapan kita semua, bisa mengangkat Madrasah bukan hanya setara bahkan
lebih tinggi dari sekolah umum.
Banyak
kelebihan Madrasah, seperti bidang kurikulum punya 30% pendidikan agama
seperti dibangunnya mushala, kedua siswa putri menggunakan jilbab “
mudahan bukan hanya berjilbab kepalanya tapi juga hati nya “ tegas
Kakanwil.
Siswa Madrasah agar selalu
islami di dalam kelas, di luar kelas, di jalanan, di rumah, sehingga
terasa pendidikan islam dapat terekam dalam kehidupan sehari hari,
tambah nya.
Dengan kehadiran Kantin
A-Maidah ini Kakanwil berharap mudah-mudahan dapat mensemarakan belajar
disini, dapat membantu buat guru dan siswa yang mau makan dan minum,
tidak perlu keluar lingkungan sekolah.
Diakhir
sambutan Kakanwil berpesan jagalah kebersihan agar dilingkungan kantin
ini tidak terihat semerawut, selalu tertata rapi dan bersih sepanjang
masa.
Siapa pun tamu yang datang akan memuji dan meniru kehadiran kantin ini, harapnya.
Mudahan
semua yang berdagang disini berkah, mulai tahun ini berdagang disini,
4-5 tahun kedepan bisa daftar jamaah haji, yang diamini semua pedagang.
Sebelumnya
Kepala MTsN Melak Yahya dalam laporannya Kantin ini dibangun tahun
2012, dan telah mengikuti lomba sekolah sehat dan MTsN Melak menjadi
juara 1.
MTsN melak juga sudah menjalin hubungan yang baik atau bermitra dengan BLH, Dinkes, Puskesmas dan Kemenag Kab. Kota dan Kanwil juga Kantor Kecamatan setempat.
Disampaikan juga makanan yang disajikan di Kantin ini sudah berstandar UKS untuk dikonsumsi terutama siswa yang makan minum disini, ungkap nya.
Mudahan
tahun depan sekolah ini dapat menjadi madrasah yang terbaik untuk dapat
bersaing dengan sekolah lain dan diminati oleh masyarakat.
Dengan
kehadiran Kakanwil diharapkan dapat memberikan motivasi, semangat
kepada kami yang jauh didaerah, dan dapat memberikan pesan dan kesan
bagi Madrasah ini kedepan, ujarnya mengakhiri laporan.
Kehadiran Kakanwil disambut dengan drumband oleh siswa siswi MTsN Melak. (rd)
http://kaltim.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=221200
Minggu, 14 September 2014
7 Pelamar CPNS PPU Dianggap TMS
Penajam
Paser Utara (11/09/2014) - Memasuki Hari ke sepuluh Penerimaan CPNS
dibuka ,Badan Kepegawaian Daerah Penajam Paser Utara telah menerima
seratus berkas lamaran yang dikirim melalui Kantor Pos. Tujuh
diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena salah instansi .
Disampaikan Sekretaris BKD PPU Nanang
Karwiadi ,proses verifikasi berkas pelamar mulai dilakukan sejak dua
hari kemarin .Dari total 50 berkas pelamar yang masuk, tujuh diantaranya
dianggap gagal karena tidak memenuhi syarat administrasi .
Banyak pelamar yang masih salah memilih
instansi karena terburu-buru, atau ingin instan dalam melakukan
registrasi .Contohnya instansi Pemerintah Kabupaten PPU menjadi Kota
Balikpapan, atau bahkan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sehingga
dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS .
Nanang menegaskan ada seratus berkas
yang telah diterima, namun baru separuh yang diverifikasi oleh Tim, baik
secara Manual maupun Online, guna memastikan kebenaran identitas
pelamar .Untuk mengetahui hasil verifikasi, peserta dapat mengunjungi
website resmi BKD PPU, karena langsung diumumkan ke khalayak umum .
“CPNS yng mendaftar sampai hari ini
1.570, berkas yang masuk sampai hari ini adalah 100 yang sudah
diverifikasi oleh Tim ada 50 dengan hasilnya ada 7 TMS. Rata-rata salah
jenis tujuan Daerah yang di kirimkan” tutur Sekretaris BKD PPU,
Nanang Karwiadi saat di wawancarai. Diimbau bagi peserta yang hendak
melakukan pendaftaran secara Online, dapat lebih berhati-hati dengan
memeriksa kembali secara teliti, setiap penulisan Nama ,Email ,Password
serta pemilihan instansi. Karena masing-masing hanya diberi satu kali
kesempatan dan BKD PPU menyatakan tidak bisa membantu pelamar yang sudah
salah mendaftar .(Agung)
http://www.balikpapantv.co.id/berita/detail/2465/7-pelamar-cpns-ppu-dianggap-tms.html
Jumat, 22 Agustus 2014
Kemenag PPU Hadiri Kunker Menteri Agama RI di Asrama Haji Balikpapan
Kunjungan Kerja Menteri Agama RI Ke Provinsi
Kalimantan Timur dalam rangka menyaksikan pelantikan Panitia
Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Balikpapan, penyerahan hibah tanah Asrama Haji kepada Kementerian Agama, penyerahan hibah Tanah STAIN
Samarinda kepada Kementerian Agama, launching Sadar Halal dan peresmian
nama masjid Islamic Center Samarinda berlangsung di ruang/aula
penerimaan calon jamaah haji Embarkasi Haji Balikpapan, Rabu (20/8/14)
pukul 14.00 Wita.
Tampak hadir diacara tersebut selain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur Kaltim H.Awang Faroek, Dirjen PHU Kementerian Agama RI,KaKanwil Kemenag Kaltim, Ketua DPRD Kaltim,FKPD Kaltim, Ketua MUI
Kaltim,perwakilan dari maskapai Garuda Indonesia, juga tampak hadir
Bapak H.Farid Wadji mantan Wakil Gubernur Kaltim, jajaran Kementerian
Agama Kab/Kota.
Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Kaltim H.Awang Faroek Ishak mengingatkan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Embarkasi Haji Batakan Balikpapan agar bekerja dengan profesional untuk
meningkatkan kualitas pelayanan sejak pemberangkatan hingga pemulangan
jamaah haji.Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada BPIH tahun lalu yang telah menyelenggarakan ibadah haji dengan baik dan lancar.
“Saya ucapkan selamat kepada ketua dan anggota yang dilantik sebagai petugas BPIH yang diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab dan tentunya saya ucapkan pula terima kasih kepada BPIH
tahun lalu yang telah bekerja dengan baik dan saya ucapkan selamat
datang di Provinsi Kaltim kepada Bapak Menteri Agama RI.” Ujar Gubernur
Awang Faroek.
Menurut Gubernur, pelayanan penyelenggaraan
ibadah haji adalah tugas nasional yang melibatkan berbagai instansi dan
pihak terkait lainnya.Oleh karenaya Gubernur berharap BPIH
Embarkasi Haji Balikpapan dapat terus meningkatkan kualitas dan dapat
memainkan peranannya secara maksimal khususnya dalam memberikan
pelayanan dan pembinaan kepada jamaah haji.Kerjasama perlu ditingkatkan
terutama dengan pemerintah Kaltim dan internal PPIH
dan juga dengan Kab/kota di Kaltim dan Kaltara, pihak maskapai
penerbangan, kementerian/dinas perhubungan maupun koordinasi dengan
pemerintah pusat, tim kesehatan dan lainnya.Tugas BPIH bukan hanya melayani Kab/Kota di Kaltim/Kaltara namun juga dari Sulteng dan Sulut, dengan demikian tugas BPIH harus fokus dan bekerja keras dalam melayani jamaah haji baik pemberangkatan dan pemulangan nanti.
Selanjutnya Gubernur mengingatkan beberapa hal, diantaranya agar PPIH menempatkan pelayanan sebagai ibadah kepada Allah SWT
dengan niat yang ikhlas agar tidak mengecewakan jamaah, berikanlah
pelayanan yang prima kepada jamaah, siapkan dan siagakan segala
fasilitas dan sarana yang ada di asrama haji berikut pendukungnya
seperti listrik, air bersih, kebersihan asrama, ketertiban dan keamanan
lingkungan.
“Koordinasikan sebaik-baiknya sejak jamaah
haji tiba di asrama dan berangkat dari asrama menuju bandara dengan
selamat baik pemberangkatan dan pasca pemulangan jamaah haji, dengan
fasilitas bandara yang semakin baik tentunya kita berharap pula terhadap
pemberangkatan dan pemulangan haji turut makin baik pula.” Pesan Awang
Faroek.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan
berita acara Hibah antara Gubernur Kaltim dengan menteri Agama yang
meliputi hibah tanah asrama haji seluas 84.000 meter persegi dari
Pemprov Kaltim kepada Kementerian Agama dengan berbagai dokumen yang
lengkap, penyerahan hibah tanah STAIN
Samarinda dan penandatanganan prasasti nama Masjid Islamic Center
“Baitul Muttaqien” oleh menteri Agama RI, dan penyerahan sertifikat
halal dari MUI terkait launching Sadar Halal.
Disinggung
tentang miltech, gubernur juga berharap agar catering senantiasa
memperhatikan terhadap kecukupan gizi sesuai aturan yang telah
ditetapkan.Disampaikan juga oleh Gubernur tentang perluasaan Bandara
Balikpapan menjadi 3250 meter dengan tambahan 750 meter diharapkan dapat
disinggahi pesawat Boeing 747.(basz/kemenag)