Kunjungan Kerja Menteri Agama RI Ke Provinsi
Kalimantan Timur dalam rangka menyaksikan pelantikan Panitia
Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Balikpapan, penyerahan hibah tanah Asrama Haji kepada Kementerian Agama, penyerahan hibah Tanah STAIN
Samarinda kepada Kementerian Agama, launching Sadar Halal dan peresmian
nama masjid Islamic Center Samarinda berlangsung di ruang/aula
penerimaan calon jamaah haji Embarkasi Haji Balikpapan, Rabu (20/8/14)
pukul 14.00 Wita.
Tampak hadir diacara tersebut selain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur Kaltim H.Awang Faroek, Dirjen PHU Kementerian Agama RI,KaKanwil Kemenag Kaltim, Ketua DPRD Kaltim,FKPD Kaltim, Ketua MUI
Kaltim,perwakilan dari maskapai Garuda Indonesia, juga tampak hadir
Bapak H.Farid Wadji mantan Wakil Gubernur Kaltim, jajaran Kementerian
Agama Kab/Kota.
Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Kaltim H.Awang Faroek Ishak mengingatkan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Embarkasi Haji Batakan Balikpapan agar bekerja dengan profesional untuk
meningkatkan kualitas pelayanan sejak pemberangkatan hingga pemulangan
jamaah haji.Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada BPIH tahun lalu yang telah menyelenggarakan ibadah haji dengan baik dan lancar.
“Saya ucapkan selamat kepada ketua dan anggota yang dilantik sebagai petugas BPIH yang diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab dan tentunya saya ucapkan pula terima kasih kepada BPIH
tahun lalu yang telah bekerja dengan baik dan saya ucapkan selamat
datang di Provinsi Kaltim kepada Bapak Menteri Agama RI.” Ujar Gubernur
Awang Faroek.
Menurut Gubernur, pelayanan penyelenggaraan
ibadah haji adalah tugas nasional yang melibatkan berbagai instansi dan
pihak terkait lainnya.Oleh karenaya Gubernur berharap BPIH
Embarkasi Haji Balikpapan dapat terus meningkatkan kualitas dan dapat
memainkan peranannya secara maksimal khususnya dalam memberikan
pelayanan dan pembinaan kepada jamaah haji.Kerjasama perlu ditingkatkan
terutama dengan pemerintah Kaltim dan internal PPIH
dan juga dengan Kab/kota di Kaltim dan Kaltara, pihak maskapai
penerbangan, kementerian/dinas perhubungan maupun koordinasi dengan
pemerintah pusat, tim kesehatan dan lainnya.Tugas BPIH bukan hanya melayani Kab/Kota di Kaltim/Kaltara namun juga dari Sulteng dan Sulut, dengan demikian tugas BPIH harus fokus dan bekerja keras dalam melayani jamaah haji baik pemberangkatan dan pemulangan nanti.
Selanjutnya Gubernur mengingatkan beberapa hal, diantaranya agar PPIH menempatkan pelayanan sebagai ibadah kepada Allah SWT
dengan niat yang ikhlas agar tidak mengecewakan jamaah, berikanlah
pelayanan yang prima kepada jamaah, siapkan dan siagakan segala
fasilitas dan sarana yang ada di asrama haji berikut pendukungnya
seperti listrik, air bersih, kebersihan asrama, ketertiban dan keamanan
lingkungan.
“Koordinasikan sebaik-baiknya sejak jamaah
haji tiba di asrama dan berangkat dari asrama menuju bandara dengan
selamat baik pemberangkatan dan pasca pemulangan jamaah haji, dengan
fasilitas bandara yang semakin baik tentunya kita berharap pula terhadap
pemberangkatan dan pemulangan haji turut makin baik pula.” Pesan Awang
Faroek.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan
berita acara Hibah antara Gubernur Kaltim dengan menteri Agama yang
meliputi hibah tanah asrama haji seluas 84.000 meter persegi dari
Pemprov Kaltim kepada Kementerian Agama dengan berbagai dokumen yang
lengkap, penyerahan hibah tanah STAIN
Samarinda dan penandatanganan prasasti nama Masjid Islamic Center
“Baitul Muttaqien” oleh menteri Agama RI, dan penyerahan sertifikat
halal dari MUI terkait launching Sadar Halal.
Disinggung
tentang miltech, gubernur juga berharap agar catering senantiasa
memperhatikan terhadap kecukupan gizi sesuai aturan yang telah
ditetapkan.Disampaikan juga oleh Gubernur tentang perluasaan Bandara
Balikpapan menjadi 3250 meter dengan tambahan 750 meter diharapkan dapat
disinggahi pesawat Boeing 747.(basz/kemenag)

0 komentar: