Minggu, 08 Juli 2012

Sekitar 4000 Lebih Pelajar Ikut Ber-dzikir Untuk Menyambut Tahun Ajaran Baru

MADINATULIMAN.COM (Nunukan) - Sekitar empat ribu pelajar SMP dan SMA se-Pulau Nunukan tumpah ruah mengikuti dzikir yang dilaksanakan Majlis Dzikir Al-Inaabah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan di Masjid Al-Mujahidin, Pasar Baru. Dzikir dilaksanakan mengawali tahun ajaran baru sekaligus menyambut datangnya Ramadhan.

Dengan khusuk, selama dua jam para pelajar ini hanyut mengikuti dzikir yang juga dirangkaikan dengan tauziah yang disampaikan Asisten II Setkab Nunukan Haji Hanafiah.

Firnanda dari Majlis Dzikir Al-Inaabah mengatakan, dzikir yang pertama kalinya digelar bagi seluruh pelajar di Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan ini dilaksanakan bersamaan dengan tahun ajaran baru sekaligus momentum menyambut Ramadhan.

“Lewat dzikir ini, kita berdoa supaya ditahun ajaran baru sekaligus menyambut Ramadhan, kita selalu diberikan kesehatan. Kemudian ada juga tauziah, ini untuk memberikan motivasi kepada para pelajar,” ujarnya.

Kegiatan dengan tema “Raih Prestasi Gemilang Dalam Naungan Ridho Ilaahi, Melalui Dzikir, Fikir, Ikhtiar dan Tawakkal” ini merupakan inisiatif Majlis Dzikir Al-Inaabah yang direspon positif para kepala sekolah di Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan.

“Sebenarnya sejak tahun 2004 hingga 2006 lalu kegiatan seperti ini sudah pernah kami tawarkan ke sekolah tetapi tidak ada respon. Sehingga saat itu kami kembangkan untuk umum saja,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Nunukan Selatan ini.

Kegiatan seperti ini dinilai memberikan banyak manfaat. Dengan dzikir yang dirangkaikan tauziah, para pelajar bisa mendapatkan tambahan ilmu agama yang begitu terbatas mereka dapatkan di sekolah.

Dan yang lebih terpenting, dengan kegiatan ini silaturahmi antar pelajar se-Pulau Nunukan bisa terjalin. Sehingga perkelahian antar pelajar bisa dihindari. “Yang terpenting silaturahminya. Sebagaimana kita lihat dimedia massa, di layar kaca, seringkali terjadi perkelahian antar pelajar, makin rendahnya moralitas pelajar. Kalau mereka saling kenal, minimal ini bisa mencegah terjadinya perkelahian. Lewat silaturahmi seperti ini, rasa persaudaraan diantara pelajar bisa terjalin,” ujarnya.


Ia juga menegaskan, dzikir yang digelar ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik ataupun target untuk mengejar kepentingan tertentu. Karena wadah silaturahmi melalui dzikir seperti ini sudah digelar sejak lama oleh Majlis Dzikir Al-Inaabah.

Diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. “Tetapi tentunya ini juga kami kembalikan kepada masing-masing kepala sekolah. Apakah ini akan dijadikan rutinitas bulanan,” ujarnya.

Untuk agenda kedepan, kegiatan serupa akan digelar menjelang pelaksanana Ujian Nasional (UN).

Kepala SMP 1 Nunukan Jatmiko merespon positif kegiatan dzikir yang melibatkan seluruh pelajar di Kabupaten Nunukan. Sebagai respon terhadap kegiatan tersebut, pihaknyapun menurunkan seluruh pelajar yang beragama Islam untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Kita melibatkan para pelajar SMP 1 untuk mengikuti kegiatan yang digelar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Nunukan,” ujarnya.

Disaat para pelajar muslim mengikuti dzikir, sejumlah sekolah juga menggelar kegiatan kerohanian untuk pelajar-pelajar yang beragama non muslim.


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: