Sabtu, 30 Juni 2012

Iran Putuskan Hubungan Diplomatik Jika Korea Selatan Berhenti Impor Minyak

MADINATULIMAN.COM  (GENAVEH) - Jika Korea Selatan benar-benar memutus impor minyak mentah dari Iran, Menteri Perminyakan Republik Islam Iran Rostam Qassemi mempertimbangkan kembali hubungan diplomatik dengan negara itu.

Qassemi membuat pernyataan itu kepada koresponden Irna di kota pelabuhan Genaveh, Kamis (28/6).

"Iran adalah salah satu importir utama produk Korsel. Jika negara itu benar-benar memutus impor minyak dari Iran, negara itu akan paling menderita," tambahnya.

Mengomentari sanksi-sanksi anti-Iran, menteri minyak mencatat bahwa Uni Eropa mengambil keputusan tersebut sekitar enam bulan lalu.

"Kami mengumumkan pada pertemuan OPEC terakhir di Teheran bahwa bangsa-bangsa dari negara-negara pengimpor minyak akan harus membayar harga. Tentu saja, kami tidak mau melihat hal seperti itu terjadi," kata Qasemi.

Beberapa hari sebelumnya, Iran menyatakan mungkin akan menghentikan semua impor dari Korea Selatan sebagai protes terhadap embargo Seoul atas impor minyak dari Teheran, kata media lokal pada Rabu (25/6).

Kantor berita Yonhap mengutip Duta Besar Iran Ahmad Masumifar dalam wawancara menyatakan negara Teluk Persia itu dapat memutuskan sepenuhnya menghentikan impor barang Korea jika Korea Selatan memberlakukan larangan impor minyak Iran.

Utusan penting Iran mengatakan bahwa tindakan Seoul menjadi hambatan serius bagi ekspor perusahaan Korea Selatan ke Iran.

Komentar itu muncul setelah Korea Selatan akan dipaksa untuk menghentikan impor minyak dari Iran mulai 1 Juli ketika Uni Eropa (UE) akan melarang asuransi atas pengiriman minyak Iran.

Dewan urusan Luar Negeri Uni Eropa Senin memutuskan untuk melarang semua jenis asuransi pengiriman minyak Iran dari 1 Juli.

Karena perusahaan pelayaran lokal tidak dapat membawa minyak mentah tanpa asuransi dari Eropa, Korea Selatan akan dipaksa untuk melarang impor minyak Iran. (Ant/OL-5)


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: