Jumat, 12 Juli 2013

Warga Kec. Candi Sidoarjo Larang Pendirian Yayasan Salafi (oleh Pendatang) Karena Izinnya Tidak Jelas

SIDOARJO - Pengurus Ranting GP Ansor Balongdowo Kecamatan Candi dan para jamaah Salafi di perumahan Griya Surya Asri blok A2 No 1 Desa Balongdowo, yang sedikit ada selisih jelang 1 hari bulan ramadan, akhirnya dikumpulkan di Kecamatan Candi, Kamis (11/7/2013).

Dalam pertemuan itu disepakati, warga Salafi yang berencana mendirikan yayasan untuk tempat beribadah dan kegiatan lainnya, selama bulan ramadan ini tidak boleh beraktifitas, karena belum ada ijinnya. "Kalau kelompok Salafi ingin menunaikan shalat, bisa bergabung dengan warga lainnya (NU, red) di musholla dekat yayasan Salafi," ucap Ketua PC Ansor Sidoarjo, Slamet Budiono usai pertemuan.

Ditambahkannya, sebetulnya dalam warga Salafi, tidak ada hal yang baru dari bentuk ibadah mereka. Yang jadi perselisihan adalah musholla itu adalah fasum yang ibadahnya ala nahdliyyin. Ketika mereka datang untuk ikut mengisi kegiatan, meminta supaya di musholla itu tidak didominasi kegiatan ala nahdliyyin.

"Mereka diberi kesempatan untuk mengisi kegiatan di musholla tersebut. Seiring waktu, ada larangan qunut, pujian, wiridan yang suaranya dikeraskan dan sebagainya. Itulah yang memicu PR GP Ansor Balongdowo melakukan pelarangan mereka (Salafi, red) beraktifitas tanpa koordinasi dengan PAC & PC Ansor Sidoarjo," terang bacaleg PKB no 4 dapil Waru Taman itu.

Pihak Kades Balongdowo, Camat Candi, Kapolsek Candi, Kepala KUA, Ketua MUI dan Ketua MWC NU Candi juga menyayangkan, ketika menanyakan mereka ormas berbasis apa, Muhammadiyah, Persis, LDII atau Ahmadiyah? Kelompok Salafi itu tidak bersedia menjawab. Mereka hanya menegaskan akan mendirikan yayasan.

Sebelumnya, Selasa (9/7/2013) kemarin, beberapa anggota PR Ansor Balongdowo, mendatangi rumah yang dijadikan yayasan oleh kelompok warga pendatang itu sebagai yayasan Salafi. Kelompok Ansor keberatan kelompok Salafi melakukan kegiatan, karena ijinnya belum jelas. Karena adanya laporan, petugas polsek lansung melakukan penjagaan agar tidak muncul konflik berbau SARA maupun lainnya. [isa/kun/beritajatim]

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: