BALIKPAPAN - Bulan suci Ramadan 1434 H pihak
Kelurahan Klandasan Ulu tidak mengelola pasar Ramadan. Pasalnya, pasar
Ramadan tersebut dikelola langsung oleh pengurus Masjid Agung At Taqwa
Balikpapan. “Saat ini, pasar Ramadan di Klandasan Ulu tidak ada, adanya
satu aja di masjid Agung At Taqwa dan itu pun dikekola penuh oleh
pengurus masjid,” tutur Lurah Klandasan Ulu Suliansyah kepada Balikpapan
Pos kemarin.
Dikatakannya, selain di Masjid Agung At Taqwa, pasar Ramadan di kawasan
Klandasan Ulu juga dilakukan di lokasi pasar Klandasan. Namun, pasar
Ramadan ini dikelola langsung oleh Dinas Pasar Balikpapan. “Jadi untuk
pasar Ramadan ini kelurahan tidak ikut-ikutan,” singkatnya. Suliansyah
berharap, agar para pedagang di pasar Ramadan menjaga keamanan,
ketertiban dan kebersihan.
“Dan yang paling penting sebelum meninggalkan jualannya waspada
terhadap kompor dan listrik untuk menghindari kebakaran karena biasanya
kalau Ramadan rawan terjadi kebakaran,” katanya mewanti-wanti. Sementara
itu, Zamzam selaku Ketua pengelola pasar Ramadan Masjid Agung At Taqwa
mengatakan, terdapak 86 lapak bagi para pedagang Pasar Ramadan. “Jadi
tempat lapak Pasar Ramadan ini yang disediakan untuk para pedagang
mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu, dari 58 tempat
menjadi 68 tempat yang tersedia pasar ramadan kali ini,” katanya.
Sebagai operasional, Zamzam menagih uang kontribusi kepada seluruh
pedagang pasar Ramadan dengan jumlah Rp500 ribu per lapak yang
disediakan. Masih menurut dia, pasar Ramadan tersebut dikelola oleh
pengurus Masjid Agung At Taqwa dengan disediakan tempat dan terjamin
kebersihan serta keamanan pasar. “Jadi lebihnya keuangan dari pasar
ramadan ini dimasukkan ke dalam kas masjid,” tutup Zamzam.(bp-14/balikpapanpos)

0 komentar: