KAIRO - Fakta terbaru yang cukup mengejutkan datang dari rumah
sakit Damardas. Kepala rumah sakit Damardas Imam Amr Ghaisy, yang
sekaligus Wakil Pertama Kejaksaan wilayah Nasr City, menegaskan bahwa
semua korban ‘keracunan’ telah meninggalkan rumah sakit setelah diambil
sampel darah mereka. Dari hasil pemeriksaan darah mereka secara medis
terbukti bahwa tidak ditemukan zat beracun atau zat yang mengandung
penyakit. Dia menyatakan bahwa sebagian besar para mahasiswa yang
diperiksa di rumah sakit tersebut hanya berpura-pura keracunan saja.
Sementara itu, di tempat lain, Kejaksaan Nasr City yang
dikepalai oleh Mahmod ash-Showi telah memerintahkan agar segera dibentuk
Tim Investigasi dari Kementerian Kesehatan yang bertugas memeriksa
seluruh makanan yang menjadi menu para mahasiswa yang bertempat di
asrama Al-Azhar. (dstr/imm/mosleminfo)

0 komentar: