Selasa, 02 April 2013

Masjid Al Kautsar Sepaku: Masjid bukan Sekedar Tempat Salat

PENAJAM – Masjid adalah tempat ibadah, jadi harus dipandang sebagai sarana untuk melakukan perbuatan yang mengandung amal kebaikan dalam meningkatkan kehidupan sosial. Demikian dikatakan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Andi Harahap saat meresmikan Masjid Al Kautsar di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku,  belum lama  ini.
 
Bupati melanjutkan, bahwa masjid adalah tempat beribadah bagi umat muslim, karena itu pandangan menyatakan bahwa masjid hanyalah tempat melaksanakan salat, ataupun pengajian, hal itu memang itu tujuan dari mesjid. Namun apabila melihat secara luas,  esensi keberadaan masjid pasti akan banyak tergali fungsi yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam melakukan amal kebaikan.
 
Fungsionalisasi masjid tidak hanya dapat dilihat dari intensitas penggunaan masjid bagi pelaksanaan ibadah, akan tetapi, fungsi masjid dalam konteks pemberdayaan jamaah dalam rangka menjawab persoalan umat merupakan faktor penting dalam  peranan  masjid.
 
Masjid harus mampu dijadikan sarana untuk menggali berbagai potensi yang dimiliki umat. Selain itu, harus dapat dimanfaatkan membahas berbagai persoalan umat, sehingga melalui masjid akan mampu melahirkan berbagai pemikiran, konsepsi, maupun langkah konkrit dalaim mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam.
 
Bupati mengajak seluruh umat muslim untuk memakmurkan masjid, bukan hanya dengan kegiatan ibadah tetapi juga dengan kegiatan untuk membina dan mengatasi berbagai permasalahan umat.
 
“Jadikanlah rumah Allah ini, tempat untuk memupuk rasa persaudaraan, kesatuan dan persatuan umat Islam, masjid harus dihiasi dengan berbagai aktivitas yang menumbuhkan pahala dan amal, serta upaya meningkatkan kepedulian sosial,” pesan Bupati sebelum memantau pembangunan masjid.
 
Ketua panitia Sudjaelan Thoyyib mengatakan, pembangunan mesjid Al Kautsar dimulai 4 Maret 2011 lalu, diatas tanah wakaf dengan luas tanah 5.000 meter persegi, bantuan dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Rp  350 juta, serta bantuan dariBbupati PPU H Andi Harahap, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dan Kanwil Kementerian Agama Kaltim.
 
Sampai saat ini pembangunan masjid tersebut sudah menghabiskan dana Rp 1,1 miliar. Acara dilanjutkan ceramah agama oleh Ketua DDII Pusat KH Syuhada Bahri Lc. Hadir sejumlah pejabat pemkab dan Muspika Sepaku. (hms7/ind)
 
 
http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/15814/masjid-bukan-sekedar-tempat-salat.html

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.