Selasa, 02 April 2013

Mantan Ketua BEM Balikpapan; Suara Mahasiswa Dibutuhkan

BALIKPAPAN- Aspirasi dan kritikan mahasiswa untuk perbaikan pelayanan publik di Balikpapan sangat diharapkan seperti melakukan kritikan terhadap buruknya pelayanan PLN yang sering terjadi pemadaman.   
 “Orientasi mahasiswa di Balikpapan saat ini hanya bekerja dan kurang peka terhadap isu pelayanan publik. Hanya segelintir mahasiswa saja yang peduli untuk menyuarakan aspirasi rakyat,”sindir  Wawan Sanjaya, Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan (Uniba).

Wawan panggilan akrab Wawan Sanjaya menilai, saat ini gerakan mahasiswa Balikpapan kurang begitu aktif untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Ia mengaku, mahasiswa Balikpapan tidak kritis  seperti mahasiswa yang ada di daerah lain. Tipe mahasiswa Balikpapan berbeda dengan mahasiswa yang ada di luar daerah seperti mahasiswa yang ada di pulau Jawa. “Sebenarnya fungsi mahasiswa sebagai agen of change atau agen perubahan,” kata Wawan kepada Balikpapan Pos kemarin.

Menurut Wawan, kepribadian mahasiswa di Balikpapan cenderung pragmatis  ketimbang memperjuangkan  aspirasi rakyak sehingga  mahasiswa tersebut mudah terjebak bahkan menjual idealismenya kepada partai politik (Parpol) untuk kepentingan-kepentingan pribadinya. “Mahasiswa Balikpapan yang kritis  minoritas tapi tetap ada karena  tuntutan kerja di Balikpapan lebih terbuka,”tandas Wawan.

Untuk itu, Wawan berharap kepada mahasiswa Balikpapan agar mengoptimalkan fungsi agen of change dalam menyuarakan aspirasi rakyat. “Mahasiswa Balikpapan harus peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di Balikpapan. Seperti anak yang memberikan masukan kepada orang  tua,”harapnya.(bp-14)

http://www.balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=90346

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.