PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Andi
Harahap secara resmi membuka pelaksanaan MTQ IX tingkat kabupaten yang
dipusatkan di lapangan sepak bola Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, Rabu
(20/3) malam lalu.
Dalam kesempatan itu Bupati Andi Harahap mengatakan, MTQ hendaknya
dijadikan momentum untuk mendorong peningkatakan, pengetahuan,
penghayatan dan pengamalan Alquran dalam keluarga dan masyarakat.
Kegiatan MTQ adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan dari tingkat
kecamatan hingga nasional, karena itu MTQ hendaknya bukan hanya sebagai
peneguhan syiar Islam, tetapi lebih dari itu harus menjadi barometer
tentang bagaimana pembelajaran Alquran yang berlangsung di masyarakat
melalu pembinaan TK-TPA.
“Sejatinya MTQ merupakan cerminan dan seruan bagi umat Islam untuk
senantiasa berprilaku dalam nilai nilai qurani, sehingga keberkahan
diterimah oleh Allah SWT,” kata bupati.
Terlebih lagi, kata dia, arus globalisasi dan pergeseran sistem nilai,
norma dan prilaku masyarakat saat ini, pembelajaran yang diajarkan dalam
Alquran harus dijadikan spirit dan rujukan utama di dalam berkehidupan.
Sebelum melantik Dewan Hakim dan penekanan tombol tanda dimulainya MTQ,
bupati berpesan agar pelaksanaan MTQ dapat melahirkan para qori qoriah,
penghafal Alquran, dan penulis Alquran yang bisa mengharumkan nama
daerah.
Kepala Kemenag H Hakimin mengatakan, umat Islam harus bisa mengamalkan
pendidikan yang diajarkan dalam Al quran baik yang tersirat maupun yang
tersurat, karena Alquran adalah pedoman bagi umat manusia. “Agama Islam
senantiasa mengajarkan persatuan dan kesatuan bukan perpecahan,
mencintai kedamaian dan menjunjung tinggi kerukunan,” tandas Hakimin.
Ketua LPTQ Kabupaten PPU Rahman Nurhadi berharap dengan MTQ harus bisa
dijadikan pemersatu, sehingga bangsa maupun daerah tetap dalam
lindungan Tuhan YME. “MTQ juga harus bisa meningkatkan etika kehidupan
sosial, serta senantiasa mengawal dan mengarahkan kepada moral yang
berakhlak mulia,” tutupnya.(*/pam)
http://balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=89870