Jumat, 31 Agustus 2012

Badan Penaggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK) Kota Balikpapan Sosialisasikan Teknis Penanggulangan Kebakaran

ISLAM BALIKPAPAN - Wilayah Kelurahan Prapatan Balikpapan Selatan rentan akan bahaya kebakaran, mengingat di wilayah tersebut banyak lingkungan warga yang padat akan pemukiman serta medan perbukitan. Untuk mengantisipasi atau menanggulangi bahaya kebakaran, Kamis (30/8) siang Badan Penaggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK) Kota Balikpapan melakukan sosialisasi.

Kegiatan sosilisasi penanggulangan kebakaran dilaksanakan di aula serba guna Kelurahan Prapatan. “Tujuan sosialisasi tersebut sebagi upaya pencegahan secara dini terhadap musibah kebakaran,” terang Kasubid BPBK Bidang Pelatihan dan Penyuluhan M Yusuf, kemarin.  

Disebutkan, menjadi harapan dari sosialisasi tersebut sebagian besar masyarakat sudah banyak memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun dengan menggunakan Apar. “Memang sebelumnya pihak BPBK berkoordinasi dengan masing-masing kelurahan sebelumnya telah mendistribusikan Apar kepada masing-masing Ketua RT,” bebernya.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh BPBK merupakan program kerja rutin dalam setiap tahunnya di masing-masing wilayah kelurahan. “Untuk di tahun 2012 sosilisasi penanggulangan kebakaran di laksanakan di masing-masing Kelurahan Kecamatan Balikpapan Selatan,” jelasnya.

Sementara menurut pengamatan M Yusuf untuk wilayah Prapatan jika terjadi kebakaran biasanya dalam proses pemadamannya sedikit terkendala mengingat kawasan penduduk ada juga yang terletak di wilayah perbukitan dan gang-gang yang sempit. “Walau demikian tim BPBK tetap berupaya membantu masyarakat sekitar dalam proses pemadamannya,” tandas Yusuf.

Sosialisasi yang dilakukan tidak hanya dalam bentuk materi tetapi ada juga praktek penggunan alat Apar maupun tekhnis memadamkan api dengan menggunakan karung goni dan pasir. Dalam kesemptan tersebut Lurah Prapatan HM Slamet Djunaidi MSI mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada terhadap bahaya kebakaran.

“Jangan menggunakan peralatan elektronik yang memiliki tegangan listrik tinggi secara terus menerus karena dapat mengakibatkan korsleting pada listrik yang memicu terjadinya kebakaran,” jelasnya. Adanya sosialisasi penangulangan kebakaran sangat positif dan membantu masyarakat sekitar.

“Paling tidak masyarakat mendapatkan wawasan dan informasi upaya penanggulangan musibah kebakaran. Jadi masyarakat tidak perlu panik lagi dalam mengahadapi bahaya kebakaran setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran yang telah di berikan oleh pihak BPBK,” tutup Slamet.(aji/BALIKPAPAN)

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: