Kamis, 12 Juli 2012

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar ; Umat Islam Tunggu Keputusan Pemerintah Untuk Hapus Perbedaan

MADINATULIMAN.COM (Soreang) - Umat Islam diminta untuk menungu keputusan pemerintah dalam penetapan awal puasa 1 Ramadan 1433 H. Keputusan pemerintah bisa menghapuskan perbedaaan meski tetap saja ada perbedaan antara awal puasa pada Jumat (20/7) atau Sabtu (21/7).

"Kalau saya ditanya kapan mulai puasa? Maka saya jawab 1 Ramadan. Kalau penetapannya tunggu saja keputusan pemerintah," kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar KH. Hafizh Utsman di Gedung Ormas Islam Kab. Bandung, Kamis (12/7).

Menurut Kiai Hafizh, di negara mana pun keputusan pemerintah menentukan awal Ramadan maupun Idulfitri pada 1 Syawal. "Sesuai dengan ushul fiqih menyatakan keputusan pemerintah menghapuskan perbedaan. Salah satunya dengan membuat metode yang sama dalam penentuan awal bulan Hijriyyah," katanya.

Himbauan sama juga dikatakan Ketua Umum MUI Kab. Bandung, KH. Anwar Saifuddin Kamil. "Lebih baik kita bersam-sama dalam menjalani ibadah dengan menunggu keputusan pemerintah. Namun apabila terjadi perbedaan mau tak mau harus saling menghargai," katanya.(A-71)***


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: