Sabtu, 09 Juni 2012

Taman Bekapai di Tengah Kota


Boleh jadi tidak setiap warga pernah mampir di tempat ini. Tapi puluhan ribu orang yang lalu lalang di Jl Jenderal Sudirman ikut menikmati keberadaannya setiap hari. Seiring waktu, salah satu magnet kota bernama Taman Bekapai itu makin diminati.

BISA dikata, inilah taman utama dari sembilan taman yang ada di Balikpapan, yang paling tertata,  dan salah satu yang paling terkenal. Jamak diketahui, menilik sejarahnya, taman ini sekaligus menjadisitus budaya penemuan sumur minyak oleh perusahaan Total E&P Indonesie pada 1972 silam. Sebuah ornamen di tengah taman yang menggambarkan air yang memancar, adalah representasi dari semburan minyak yang ditemukan perusahaan Migas asal Prancis itu. Berada di pusat kota, dipercantik lagi oleh fasilitas publik yang bisa diakses setiap saat, lengkaplah sudah.

Meski tidak terlalu luas, sekira 3.568 m2, Taman Bekapai dianggap sebagai yang paling representatif dari total 9 lokasi untuk taman kota yang aktif. Diketahui, total luas taman yang dimiliki Balikpapan saat ini sekira 12,5 hektare. Taman-taman itu menyebar dari Jl Jenderal Sudirman dengan Taman Bekapai dan Taman Menpora, Taman Wiloyo Puspoyudo, Jl A Yani dengan Taman Tugu Adipura, Taman Paguyuban di kawasan Rapak, juga Taman Lalu Lintas dan Taman Antasari di Sepinggan dan Taman Melawai II di Jl Ruhui Rahayu.

Jika diamati, taman ini jadi rujukan bagi penataan taman yang lainnya. Setiap siang, sore atau malam, ratusan orang berkunjung ke sini. Sebagian sekedar berkumpul bersama temannya, sebagian bersantai menikmati pemandangan dan kenyamanan. Di sini, jaringan internet nirkabel bisa dinikmati gratis sumbang sih salah satu provider telekomunikasi.

Di setiap sisi dari taman, ada tempat duduk yang terlindungi pohon-pohon palem yang rindang. Saat cuaca terik, ada saja yang berteduh di bawah pepohonan. Kalau haus atau lapar, beberapa meter dari tempat duduk itu berjejer penjual es dan makanan.

Taman ini senantiasa terawat dengan baik. Mulai dari kondisi peralatan seperti lampu, aliran air mancur dan kebersihannya. “Disini ada 5 petugas yang bertugas mengontrol keadaan taman Bekapai. Mulai dari kebersihan, juga keadaan peralatan. Mereka berjaga sejak pukul 07.30 sampai 13.00 Wita,”ungkap Kadri, petugas pengelola Taman Bekapai.

Jumlah pengunjung Taman Bekapai, kata Kadri,  mencapai ratusan orang setiap hari. Selain berteduh dan bersantai, Taman Kota itu juga jadi tempat adu narsis, sampai tempat latihan dance di sore hari.(*/rsh/*/ten/adm/k2)


SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: