Selasa, 12 Juni 2012

Banjir dan Longsor Datang Lagi : Aparat Gabungan Bantu Evakuasi Warga dan Pelajar


BALIKPAPAN- Belum genap sebulan, beberapa kawasan di Kota Beriman kembali menjadi sasaran banjir dan tanah longsor. Setidaknya, hujan dengan intensitas cukup tinggi yang menguyur Balikpapan sejak Minggu malam hingga Senin (11/6) kemarin sian, terdapat tiga kawasan yang tergenang banjir. Selain itu, ada tiga kawasan lain yang dikabarkan terjadi longsor.
Kepala  Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Abdul Aziz mengatakan, banjir terparah tetap berada di kawasan Jalan Beler Damai. Kemudian di sekitar perumahan Katsindo Manggar dan satu lagi di kawasan Teritip, Balikpapan Timur.

“Jalan beller biasa langganan. Kalau longsor di Baru Ilir, belakang Pulau Indah (Jl Soekarno-Hatta Km 3, Red) sama di Jalan Kilat, Projakal. Kalau di Km 13 tidak longsor,” kata Aziz kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Aziz memastikan, bencana banjir dan longsor tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa seperti halnya yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia juga menegaskan, kerugian yang disebabkan banjir dan longsor tersebut tidak sebesar yang diderita saat banjir dan longsor sebelumnya. Hanya saja, Aziz belum bisa merincikan berapa nilai kerugian yang ditaksir. “Belum, kita belum hitung. Yang jelas, tidak akan separah yang dulu,” terangnya.

Walaupun kondisi banjir tidak separah yang sebelumnya, Pemkot Balikpapan melalui aparat tetap waspada di sejumlah titik dibantu aparat kepolisian, TNI dan lainnya. Selain itu, aparat Satpol PP juga tuturn ke lapangan membantu mengevakuasi sejumlah warga.

Sebanyak 45 aparat Satpol PP dikerahkan untuk membantu evakuasi murid-murid SD Terpadu yang terjebak banjir di sekitar kawasan perumahan Kastindo Manggar, Balikpapan Timur. Baik saat akan masuk maupun saat pulang sekolah. khususnya murid-murid SD Terpadu.

Kasi Ops Satpol PP, Subardiono, menuturkan  evakuasi dilakukan menggunakan satu unit perahu karet bantuan dari aparat TNI. Evakuasi menggunakan sistem manual, dengan mengendong satu-persatu murid SD melintasi genanggan air yang dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa. Mereka dibawa menuju truk untuk memudahkan menerobos genangan air. “Karena anak-anak ini lagi ulangan, jadi kita bantu mereka. Kita evakuasi bolak-balik,” ungkap Subadiyono.

Dijelasakannnya, saat para siswa menuju sekolah,Satpol PP mengevakuasi mulai dari Jembatan Manggar. Dilihat air tidak juga turun, malah tambah tinggi hingga lebih dari setengah meter. “ Jadi kita tunggu terus sampai pulang, untuk kita kembalikan sampai di Jembatan Manggar. Karena di jembatan tidak digenangi air,” terang Subardiono.

Bahkan, warga setempat yang akan beraktivitas, turut dibantu untuk melintasi arus banjir. “Lepas dari sana, kita lanjut ke Baru Ilir, bantu warga yang terkena longsor. Longsornya juga cukup parah, satu rumah yang longsor tetapi rumah di bawahnya juga kena longsoran. Jadi penghuninya kita amankan, sambil menunggu kondisi aman,” jelas dia.(ibr)



SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: