Rabu, 29 Mei 2013

Ulama Tunisia Haramkan Jihad Melawan Pemerintah Suriah

TUNISIA - Ulama terkenal, Tunisia, Othman Battikh, tidak saja mengharamkan berjihad untuk melawan pemerintah di Suriah namun juga menyebut para gadis yang pergi ke Suriah untuk berjihad seks melayani nafsu mujahilin adalah bentuk perzinahan.

Mufti terkenal Ahlu Sunnah Tunisia mengatakan hal itu dalam konferensi pers pada hari Jumat, 19/04/13, dan mengatakan fatwa yang membolehkan "jihad seks" kepada para gadis untuk melayani kebutuhan bilogis para teroris di Suriah merupakan bentuk pelacuran dan perzinahan.

Menurutnya, saat ini terdapat 16 gadis-gadis Tunisia ditipu oleh "jihadis" dan dikirim ke Suriah untuk ambil bagian memuaskan nafsu sek birahi "mujahilin" yang mereka sebut dengan pernikahan jihad. Ulama kharismatik itu mengatakan, hal tersebut adalah bentuk kebobrokan moral.

Sebelumnya dilaporkan, Menteri urusan Agama Tunisia, Noureddine al-Khadimi, menghimbau kepada gadis negara itu supaya tidak terpengaruh oleh seruan yang dibuat ulama Wahabi  yang membuat sejumlah fatwa seksual.

Khadimi juga menolak fatwa jihad seksual itu dan meminta kepada rakyat Tunisia serta institusi negara agar tidak merespon himbauan amoral itu.

Sumber-sumber media setempat mengatakan, sekitar 16 gadis remaja Tunisia tengah menuju Suriah untuk memuaskan keinginan dan hasrat seksual dari para teroris Suriah dengan menyebut pernikahan jihad.

Sebagaimana mengutip laporan Surat Kabar al-Quds al-Arabi pada Rabu, 27/03/13, keluarga gadis-gadis Tunisia telah kehilangan anak-anak gadisnya dalam beberapa pekan.

Namun, masih menurut koran itu, beberapa informasi mengatakan, keluarga korban telah mengetahui bahwa anak-anak gadis mereka telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk melakukan pernikahan jihad, yang berarti untuk menjadi sukarelawan seks dalam memenuhi hasrat dan memuaskan nafsu birahi para "mujahilin" di Suriah. [IT/On]

Sumber: Islamtimes

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: