BALIKPAPAN - Penerapan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) oleh Pemerintah Kota
Balikpapan dalam bidang pengelolaan tata ruang dengan sub bidang
penataan ruang terbuka hijau (RTH) meraih prestasi gemilang.
aBalikpapan
menduduki peringkat pertama sebagai kabupaten/kota terbaik se Indonesia
dalam bidang tersebut.
Bersama-sama 11 pimpinan kabupaten/kota
lainnya, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menerima IMP Award dari
Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi di Jakarta, Jumat (28/2) pekan
lalu.
Keduabelas kabupaten/kota ini menerima
penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri RI untuk 5 bidang IMP yang
diterapkan oleh pemerintah daerah dibidang penataan pasar tradisional,
bidang penataan kawasan kumuh, bidang penataan pedagang kaki lima,
bidang sanitasi dengan subbidang pengelolaan air limbah, drainase,
persampahan, serta bidang pengelolaan tata ruang dengan subbidang
penataan ruang terbuka hijau.
Dalam proses penjurian, Kota Balikpapan
mampu meraih nilai 530 dari berbagai indikator penilaian yang meliputi
aspek kebaruan, partisipasi, keberlanjutan, kelembagaan, dampak dan
pendaaan dalam pelaksanaan IMP.
http://balikpapan.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=5529%3Apenataan-rth-di-balikpapan-juara-i-se-indonesia&catid=1%3Aberita-kota&lang=in
Sedangkan sasaran dalam pemberian IMP
Award antara lain meningkatkan partisipasi masyarakat, memperbaiki
manajemen lingkungan, penghijauan kota, memperbaiki standar pelayanan,
memperkenalkan pendekatan inovatif yang dapat memberikan dampak positif
di perkotaan, dan memperomosikan desentralisasi melalui peningkatan
kapasitas pemerintah daerah.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan Suryanto yang mendampingi Wali Kota pada acara penyerahan award
ini di Jakarta, menuturkan bahwa Balikpapan memang memiliki komitmen
yang besar terhadap RTH. Di Balikpapan, RTH untuk kawasan perkotaan yang
meliputi taman kota, tanaman di median jalan, dan hutan kota (tidak
termasuk hutan lindung) dari tahun ke tahun semakin meningkat. (hms)a
