JAKARTA - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar
pelatihan kader pelajar antinarkoba di Kantor PBNU lantai delapan,
jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (6/3) pagi. Pelatihan dimulai
pukul 9.00 WIB hingga pukul 14.00 siang.
Pelatihan kader antinarkoba terselenggara atas kerja sama PP IPPNU
dan Badan Narkoba Nasional (BNN). Dengan pelatihan itu, IPPNU mendidik
kader-kader pelajar antinarkoba yang akan masuk ke institusi pendidikan
masing-masing.
Sedikitnya 75 peserta mengikuti pelatihan kader pelajar anti narkoba.
Mereka terdiri atas kalangan pelajar, mahasiswi, pengurus PC IPPNU,
pengurus PW IPPNU DKI Jakarta, Jabodetabe, dan seorang kader PC IPPNU
Lampung.
“Setelah pelatihan ini, kita akan membentuk ‘Laskar Relawan Pelajar
Putri Antinarkoba’ di komisariat-komisariat,” kata Komandan Dewan
Koordinasi Nasional Korps Pelajar Putri PP IPPNU Yusnita Yamus kepada NU Online di muka kantor sekretariat PP IPPNU, Kantor PBNU lantai enam, Rabu (6/3) pagi.
Para relawan itu ke depan bertugas untuk menyosialisasikan pemahaman
terkait narkoba. Sementara itu PP IPPNU akan merekomendasikan nama
relawan yang aktif membuat kegiatan sosialisasi narkoba di lingkungannya
untuk menerima beasiswa dari BNN, tambah Yusnita.
Pelatihan hari ini dipandu oleh Kepala Unit Narkoba RS Bhayangkara
SESPIMMA POLRI dr. Aisah Dahlan. Kepada peserta pelatihan, ia
menjelaskan antara lain faktor-faktor yang mendorong sesorang untuk
mengonsumsi narkoba.
Pelatihan kader laskar relawan pelajar putri antinarkoba ini
dilangsungkan selama dua hari berturut-turut. Pelatihan hari ini
merupakan pelatihan gelombang pertama. Rencananya, pelatihan akan
diadakan bertahap sebanyak tiga gelombang, tandas Yusnita. NUON