BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan akan melelang pekerjaan segmen tiga dari proyek coastal road senilai Rp937 miliar melalui sistem beauty contest karena anggaran pembangunan sepenuhnya berasal dari investor.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan
Suryanto mengatakan lelang akan dilakukan setelah rampungnya proses
penyelesaian dokumen lelang yang sedang dikerjakan oleh tim yang
ditunjuk pemerintah.
Perlu waktu untuk menyelesaikan dokumen lelang yang konsepnya dijadikan pedoman dalam pelaksanaan proyek.
“Tahun ini harus selesai lelangnya. Memang masih dikerjakan
penyelesaian dokumen proyeknya karena perlu waktu,” ujarnya, Jumat
(8/3/2013).
Dia menyebutkan segmen tiga terbentang sepanjang Jalan Jenderal
Sudirman mulai dari depan Kantor Imigrasi Balikpapan hingga Simpang
Jalan Mayjen Sutoyo.
Daerah yang akan dibangun ini berhubungan dengan lalu lintas di jalan
utama yang padat dengan kendaraan. Nantinya, akan dibangun pula jalan
tembus dari jalan utama menuju coastal road sehingga bisa memecah konsentrasi kendaraan.
Suryanto menegaskan bangunan eksisting yang sudah ada saat ini tidak akan digusur karena adanya pembangunan coastal road.
Justru penduduk yang sebagian besar tinggal di atas laut tersebut,
akan terhindar dari ancaman bahaya banjir karena reklamasi yang
dilakukan Pemkot Balikpapan tidak akan menutup alur sungai yang ada.
“Jadi, akan dibuat penyesuaian ketika melalui jalur sungai sehingga tidak tertutup dan justru air akan lancar,” katanya.
Sebelumnya, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan
Rakyat Setdakot Balikpapan Sri Soetantinah menargetkan penyelesaian
dokumen lelang beserta Term of References (TOR) pembangunan coastal road selesai sebelum 10 Maret ini.
Pihaknya sedang mengumpulkan referensi dari berbagai pihak untuk menyelesaikan dokumen tersebut.
“Untuk RTBL [Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan] serta DED [Detail Engineering Design] sudah selesai. Tinggal TOR yang menjadi kerangka acuannya,” tukasnya.
Pinjam Dana
Apabila dalam proses lelang ternyata tidak ada ketertarikan dari
investor, Suryanto mengatakan Pemkot Balikpapan siap untuk meminjam dana
dari pihak ketiga untuk membiayai proyek coastal road.
Mekanisme yang digunakan yakni dengan mendorong Perusda Balikpapan sebagai tim yang berada di lapangan.
“Misalnya, kami pinjam Rp1 triliun untuk membangun coastal road. Setelah terbangun, baru nanti akan kami tawarkan melalui Perusda,” katanya.
Namun, Suryanto mengaku optimistis investor tertarik untuk menanamkan
modalnya di lokasi yang tepat berada di tepi pantai Balikpapan
tersebut.
Rencananya, panjang coastal road ini mencapai 8,5 km yang terbentang dari Pelabuhan Semayang hingga Bandar Udara Sepinggan.
Adapun investor yang pernah menyatakan kesanggupan untuk membangun coastal road
tersebut adalah PT Sagita Puspa Abadi, Dharma Putra Karsa, Sesi Putra
Karsa, Roeslan Property, Daksa Kalimantan Putra dan Pandega Citra Niaga.
Adapula PT Helindo Bangun Raya Sejahtera, Sepinggan, Pelita Panutan,
Wulandari Bangun Laksana, Segah Prima Mandiri, Budhi Wiguna Prima dan H.
Syahril.
Ketua Kadin Kota Balikpapan Rendi S. Ismail mengatakan pihaknya secara nyata mendukung program pembangunan coastal road yang bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi kota.
Melalui konsep water front city yang diusung oleh coastal road, diharapkan bisa merealisasikan peningkatan pertumbuhan ekonomi regional. (ras/wde)
http://www.bisnis-kti.com/index.php/2013/03/coastal-road-balikpapan-pemkot-akan-lelang-proyek-senilai-rp937-miliar/