PENAJAM– Seluruh qori dan qoriah harus lebih banyak
berlatih mental, agar saat bertanding tidak gugup. Hal itu disampaikan
Ketua III LPTQ Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) H Sabran saat
menghadiri pembinaan tilawatil qur’an di ruang pertemuan penginapan 3B
Garden, Kelurahan Lawelawe, baru-baru ini.
Dikatakannya, mencapai hasil maksimal pada even dari tingkat kecamatan
hingga provinsi maupun nasional, berlatih sangat diperlukan agar
perubahan kemajuan lebih baik setiap tahun.
Selain itu mempersiapkan kader-kader lebih unggul untuk membawa PPU
lebih terkenal di mata level paling tinggi. “Pemerintah terus memberikan
perhatian pada pendidikan dan pengembangan keagamaan, karena kemajuan
pembangunan harus seiring dengan pembangunan akhlakul karimah melalui
kegiatan-kegiatan agama,” papar Sabran yang juga selaku kabag Kesra,
Setkab PPU ini. “Kita sudah bisa berhasil meraih penghargaan bidang
keagamaan. Belum lama ini Pak Bupati menerima penghargaan dari
pemerintah pusat,” lanjut Sabran.
Menurut dia, untuk mencapai hasil lebih baik, Pemkab PPU mengambil
langkah positip dalam perlombaan tingkat kecamatan, di mana dana
kegiatan MTQ tingkat kecamatan ini diserahkan langsung pada panitia
kecamatan. Artinya, agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan
membawa hasil yang lebih baik.
Kasubbag TU Kantor Kemanag Hj Jumaisah mewakili Kepala Kemanag H
Hakimin mengatakan, dengan perhatian pemerintah pada seluruh kegiatan
keagamaan, harus disikapi dengan meningkatkan kualitas dan hasilnya yang
lebih membanggakan.
”Pemerintah sudah memberikan perhatiannya. Sekarang kuwajiban kita
harus memberikan hasil yang lebih optimal pada setiap kegiatan
keagamaan,” kata Jumaisah.
Ketua Panitia Hj Nahriyah Noor melaporkan, kegiatan pembinaan tilawah
ini dihadiri 40 peserta, dengan harapan hasil yang dibawa nanti mampu
memberikan kontribusi peningkatkan hasil perlombaan.
Bukan hanya level kecamatan, namun ke ajang nasional yang menjadi
harapan bersama. “Dengan pembinaan secara berkelanjutan ini, bisa
memajukan prestasi tahun demi tahun,” terang Nahriyah. Kegiatan ini
menghadirkan nara sumber dari Samarinda Hj Qustaniyah Said, qoriah
terbaik internasional dan Muhammad Sabran dewan hakim Kaltim.(*/pam)
http://www.balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=88913
