BALIKPAPAN - Stigma kota Balikpapan yang selama ini dikenal sebagai
salah satu wilayah yang relatif aman dari tsunami dan gempa bumi pupus
sudah, seiring dengan penetapan yang dikeluarkan oleh Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai salah satu daerah yang rawan dari
bencana alam.
Kabar mengejutkan dari lembaga Pemerintah itu didapat setelah
beberapa anggota dewan dan perwakilan dari Pemerintah kota berkunjung ke
kantor BNPB pekan lalu.
Kepala Bapedda Kota Balikpapan Suryanto yang ikut serta dalam
kunjungan tersebut mengungkapkan beberapa hal mendasari penetapan dari
BNPB mengapa kemudian Balikpapan dimasukan dalam peta rawan bencana di
Indonesia.
Salah satunya berkaitan dengan perubahan iklim dan struktur geologi
yang menyebabkan terjadinya sedikit pergeseran lempeng bumi sehingga
diwaktu-wakatu kedepan wilayah ini juga bisa terkena dampak langsung
bencana alam seperti tsunami.
"Wajar kalau dewan dan eksekutif ingin mencari apa yang menjadi
pertimbangan ternyata memang mereka menetapkan dari perubahan iklim,
struktur geoelogi dan sebagainya pokoknya agak teknis sehingga
memutuskan Balikpapan ini rawan bencana," katanya.
Keluarnya penetapan ini tentu saja cukup mengejutkan, pasalnya meski
wilayahnya dilewati oleh garis pantai, Balikpapan dianggap cukup aman
dari aktivitas gunung berapi termasuk gempa bumi dan tsunami.
Kondisi itu juga diperkuat oleh pendapat para ahli seperti dari ITB
yang juga menyebutkan pulau Kalimantan termasuk Balikpapan didalamnya
termasuk aman dari bencan alam yang disebakan oleh aktivitasgeologi dan
vulkanologi.
http://www.tribunnews.com/2013/03/18/balikpapan-bisa-terkena-tsunami