BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Meskipun belum diketuk palu oleh DPRD, namun perwakilan tokoh agama di Balikpapan sudah menyatakan komitmennya untuk mendukung konsep Madinatul Iman sebagai motto baru kota Balikpapan.
Hal ini terungkap dalam Dialog Antar Umat Beragama bertajuk "Menyatukan Persepsi Membangun Kota Balikpapan Beriman Menuju Madinatul Iman", yang digelar di Hotel Pacific, Sabtu (22/9/2012).
Acara yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan itu menghadirkan dua pembicara, yakni mantan Walikota H Tjutjup Suparna dan penggagas konsep Madinatul Iman, Satria Iman Pribadi, yang mewakili mantan Walikota Imdaad Hamid.
Dalam kesempatan itu, perwakilan tokoh umat beragama dari Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu menyatakan tidak mempersoalkan konsep Madinatul Iman. Hanya saja, mereka meminta agar konsep tersebut disempurnakan dengan mempertimbangkan usulan dari tiap-tiap umat beragama.
"Secara prinsip kami amat mendukung dan sungguh tertarik dengan pola pikir Madinatul Iman. Rumusan yang sudah disampaikan merupakan buah pikiran yang amat matang, hanya kami melihat perlu dilibatkan kelompok-kelompok lain untuk memberikan masukan. Apakah nanti ini dipandang cukup atau perlu ada dimensi lain," ujar Pdt Lucky R Gosal, yang mewakili GPIB Bukit Sion.
Rencananya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan akan menindaklanjuti usulan tokoh agama dengan membentuk forum khusus Madinatul Iman. Diharapkan, dengan sinergitas konsep yang ada, DPRD tinggal mengetuk palu untuk disahkan dalam RPJP Kota Balikpapan 25 tahun kedepan. (*)
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Reza Rasyid Umar
Sumber : Tribun Kaltim
