BERITA BALIKPAPAN - Keberhasilan Polres Balikpapan mengungkap penyelundupan sabu seberat 1,7 Kg menjadi kado istimewa di Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Namun demikian, keberhasilan tersebut juga menjadi duka sekaligus alarm kewaspadaan bagi Balikpapan, yang belakangan kian marak dijadikan jalur perdagangan narkoba.
"Kita gembira juga berduka. Gembira karena di peringatan HANI ini mendapat hadiah, berupa keberhasilan kepolisian Balikpapan mengungkap sabu yang luar biasa besarnya. Tapi kita juga berduka, karena ini pertanda Balikpapan sangat rawan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ujar Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, usai mengikuti peringatan HANI, yang berlangsung di halaman Pemkot Balikpapan, Selasa (26/6/2012).
Rizal pun meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal kepada para pengedar narkoba di Balikpapan. "Bayangkan kalau sampai sabu sebanyak itu beredar di masyarakat. Berapa banyak warga kita yang akan menyalahgunakannya. Kita minta pelaku yang tertangkap dihukum seberat-beratnya dan semaksimal mungkin, supaya menimbulkan efek jera bagi pelaku lainnya," tegasnya.
Rizal berharap Balikpapan tidak menjadi surga bagi peredaran dan pengguna narkoba. "Jangan sampai Balikpapan ini jadi tempat empuk bagi bandar, pengedar, pemakai," tandasnya. (*)
Sumber : Tribunnews.com

0 komentar: