Jumat, 22 Juni 2012

Sayap Militer Hamas - Brigade Izzuddin al Qassam - Telah Tembakkan 120 Roket Ke Israel Sebagai Aksi Balasan


BERITA ISLAM INTERNASIONAL (Palestina) - Brigade Izzuddin al Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, menyatakan bahwa dalam tempo kurang dari 48 jam para pejuangnya telah menembakkan sekitar 120 roket dan mortir ke target-target Israel sebagai aksi balasan atas agresi Zionis Israel ke Jalur Gaza.

Dalam pernyataan militernya, Brigade al Qassam mengatakan telah menggempur 13 pos militer dan permukiman Zionis yang berdekatan dengan Jalur Gaza dengan 111 roket dan 9 mortir, sejak Selasa (19/6) pagi hingga Rabu (20/6) tengah malam.

Sumber-sumber Palestina mengatakan bahwa pihak Mesir kembali menegaskan penghentian serangan antara faksi-faksi Palestina dan pasukan penjajah Zionis Israel.

Sejak Senin (18/6), sebanyak 9 warga Palestina telah gugur dan sejumlah lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara dan artileri Israel ke Jalur Gaza. Sementara itu seorang warga Israel dan 3 penjara perbatasan tewas dalam baku senjata. Faksi-faksi perlawanan Palestina terus melancarkan serangan balasan dengan menembakkan puluhan roket dan mortir ke pos-pos militer Israel dan permukiman-permukiman Zionis di sekitar Jalur Gaza hingga mengakibatkan sejumlah orang Israel terluka.

Sumber-sumber Israel mengakui lebih dari 20 orang terluka, 11 di antaranya adalah anggota polisi penjaga perbatasan. Surat kabar Israel Yedeot Aharonot mengatakan serangan roket perlawanan telah menimbulkan kerusakan materi cukup parah, api berkobar di sejumlah pos militer. Sementara puluhan orang mengalami kepanikan histeris.

Al Qassam menjelaskan pihaknya menggunakan roket jenis Grad, roket buatan lokal jenis qassam, serta roket 107 mm dan mortir dalam menggempur pos-pos militer Israel dan permukiman-permukiman Zionis di sektiar Jalur Gaza.

Gugur

Sementara, dua orang pejuang Brigade al Qassam, Kamis (21/6) siang, di Beit Lahiya, wilayah utara Jalur Gaza, terkena serangan udara Israel di dalam sebuah terowongan yang digempur pesawat Israel.

Korban bernama Tsair Beik dan Muhammad Zuhair Khalidi. Keduanya berasal dari Beit Lahiya di wilayah utara Jalur Gaza.

Brigade al Qassam berjanji akan terus melanjutkan jalan jihad dan perlawanan, mengusir penjajah Zionis Israel dan menggagalkan rencananya di tanah Palestina.

Sumber : Muslim Daily

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.

0 komentar: