JOMBANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mematok target cukup tinggi pada
Pemilu 2014 mendatang. Yakni, 12 hingga 15 persen. Target ini jauh
melebihi perolehan suara PPP pada Pemilu 2009 lalu, yang hanya meraup
suara 5,32 persen. Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma
Ali (SDA) usai melakukan panen raya dalam rangka Harlah PPP ke-40 di
Desa Watugaluh Kecamatan Diwek, Jombang, Senin (8/4/2013).
Target sebesar itu dipatok PPP dengan melihat evaluasi dan realitas
politik di lapangan. “Yang kami evaluasi adalah mengapa pada Pemilu
lalu kami kalah dan yang lain menang,” katanya, pada Tribun News.
Dari evaluasi tersebut, kini PPP melakukan langkah-langkah
kongkret. “Diantaranya, caleg yang kami tampilkan lebih berkualitas,
baik dari sisi kinerja maupun kapasitas intelektualnya,” jelas SDA.
Masih soal caleg, PPP juga membuka peluang bagi caleg dari agama selain Islam (non Muslim).
“Tentu dengan catatan calon bersangkutan mematuhi AD/ART Partai Persatuan Pembangunan,” terang SDA.
Selain membenahi sistem pecalegan, PPP juga membenahi program kerja,
dengan memusatkan perhatian ke seluruh sektor kehidupan, utamanya sektor
pertanian. Itu sebabnya, PPP juga membetuk kelompok tani bernama
Paguyuban Petani Penyangga Ketahanan Pangan Indonesia.
“Disingkat P3KPI, dan diketuai oleh Mas Romahurmuzy (Sekjen DPP PPP),” katanya.
Usai melakukan panen raya, SDA menggelar dialog dengan sejumlah
petani di Balai Desa Watugaluh. Dalam kesempatan itu, SDA memberikan
bantuan berupa mesin traktor untuk gapoktan (gabungan kelompok tani)
setempat.
Hadir mendampingi SDA sejumlah pengurus teras PPP. Diantaranya Sekjen
DPP PPP, Roma Romahurmuziy. Tampak juga jago PPP untuk pilpub Jombang,
yakni bacabup dan bacawabup Nyono Suharli-Hj Mundjidah.
http://news.fimadani.com/read/2013/04/08/ppp-bolehkah-non-muslim-mendaftarkan-diri-sebagai-calon-legislatif/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter
