Kamis, 04 April 2013

Sejumlah Prajurit-PNS Kodam Balikpapan Naik Pangkat

BALIKPAPAN- Sebanyak 392 prajurit maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di liungkungan Kodam VI/Mulwarman naik pangkat. Hal ini ditandai dengan diterimanyalaporan korps raport kenaikan pangkat Perwira Kodam VI/Mulawarman di Aula Makodam, Senin (1/4) lalu oleh Pangdam Mayjen TNI Dicky Wainal UsmanSIPMSi.

Penyerahan laporan korps raport kenaikan pangkat ini diwakili 5 orang perwira. Masing-masing adalahKolonel Inf Tri Setyo Subagio, Letkol Inf Fritz Wilem Rizard P, Mayor Caj Mujianto, Kapten Kav Dirga Pranata Lubis dan Lettu Caj M Nitra Rajeel.

Pada periode 1 April 2013, prajurit dan PNSjajaran Kodam VI/Mulawarman yang naik pangkat berjumlah 1.392 orang.Terdiri dari Letkol ke Kolonel 2 orang, Mayor ke Letkol 8 orang, Kapten ke Mayor 37 orang, Lettu ke Kapten 39 orang, Letda ke Lettu 103 orang. Sementara untukBintara sebanyak494 orang dan Tamtama 580serta yang berstatus PNS berjumlah 129 orang. Selain itu juga ada satu orang personel Mabes TNI yang menjabatKepala Oditurat MiliterKaodmil I-07 Balikpapan, dari pangkat Letkol ke Kolonel.

Dalam amanatnya,Pangdam VI/Mulawarmanmenyampaikan bahwa kenaikan pangkat di dalam suatu organisasi militer diatur dalam suatu pola pembinaan karier prajurit dan telah ditetapkan kriteria yang ketat untuk mempromosikan seorang prajurit.Antara lain mampu menunjukkan moralitas, prestasi dan dedikasi yang baik dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatannya serta dalam kehidupannya sehari-hari. 
“Dengan moralitas, prestasi dan dedikasi yang ditunjukkan itu. Para perwira patut mendapat kepercayaan dan kehormatan dari negara berupa kenaikan pangkat,” terang Pangdam Dicky.

Pangdam juga mengemukakan bahwa kenaikan pangkat bagi seorang perwira mengandung arti yang sangat penting dalam meniti karier keprajuritannya. Dengan kenaikan pangkat, maka peluang karier akan lebih terbuka.Namun demikian, kenaikan pangkat bukan menjadi hak sepenuhnya seorang perwira, karena setiap perwira yang naik pangkat terkait erat dengan sistem pembinaan personel.“Baik pada jabatan sebelumnya maupun jabatan yang dipercayakan saat ini,” tutur jenderal bintang dua ini.

Pangdam Dicky juga berharap, kenaikan pangkat ini benar-benar dapat menjadi pendorong semangat dan tekad para perwira untuk menyongsong tugas yang tentunya akan semakin berat. Harus dibuktikan makna kenaikan pangkat ini dalam penerapan sistem kepemimpinan di satuan, baik secara moral, etika, pribadi maupun satuan.

“Pahami dan tanamkan bahwa kenaikan pangkat ini memang diberikan berdasarkan penilaian yang obyektif atas prestasi dan pengabdian kepada negara dan bangsa. Kreativitas, inisiatif, inovasi serta kedewasaan dalam membina dan memimpin para prajurit bawahannya harus menjadi karakter yang selalu bisa ditunjukkan setiap saat dalam rangka mendorong terciptanya suasana kerja yang harmonis dan produktif,” pungkas Pangdam Dicky Wainal Usman.(die)

http://www.balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=90452

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.