BALIKPAPAN - Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat akan dimulai Senin (15/4). Salah satu sekolah yang siswanya akan mengikuti UN yakni Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Balikpapan. Para siswa diminta agar menanamkan sikap mandiri dan jujur dalam menghadapi UN. “Jangan sampai membesarkan-besarkan menghadapi UN ini, kita hadapi seperti ujian biasa supaya tidak down dan tetap percaya diri dan terus belajar,”kata Kepala MAN Balikpapan,H Murdjaini Wahab kepada Balikpapan Pos kemarin.
Murdjaini meminta kepada kepada 50 siswa MAN yang akan mengikuti UN agar meningkatkan intensitas belajarnya sehingga mampu menjawab semua soal-soal UN.
“Jadi setiap kali belajar soal yang dianggap sulit agar harus lebih ditinggkat lagi volume belajarnya sampai betul-betul menguasai materi UN. Untuk itu siswa harus banyak bertanya kepada guru pembimbing kalau ada materi yang tidak dimengerti,”harap Murdjaini.
Ia mengaku, pihaknya telah memberikan bimbingan belajar (bimbel) kepada siswa peserta UN sejak Oktober 2012 lalu. “Kami tetap optimis siswa kami bisa lulus 100 persen,”tandasnya..
Pagi ini, kata Murdjaini, seluruh siswa MAN Balikpapan yang mengikuti UN akan melakukan doa bersama di masjid dekat Stadion Persiba milik PT Pertamina Persero. Tujuannya agar mental siswa semakin kuat dan tenang saat mengikuti UN. “Kami memilih masjid ini karena sebagian besar peserta UN MAN Balikpapan berasal dari sekitar masjid itu. Dengan adanya doa ini mudah-mudahan diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjawab soal-soal UN ini,”harapnya
Murdjaini menambahkan, pihaknya juga telah melakukan try out atau uji coba setiap minggu sekali sejak Februari 2013 lalu. “Jadi try out itu kami lakukan berkali-kali sampai siswa memahami bentuk soal UN nanti karena try out itu tidak akan melenceng dari soal-soal UN,”pungkasnya. (bp-14)
Murdjaini meminta kepada kepada 50 siswa MAN yang akan mengikuti UN agar meningkatkan intensitas belajarnya sehingga mampu menjawab semua soal-soal UN.
“Jadi setiap kali belajar soal yang dianggap sulit agar harus lebih ditinggkat lagi volume belajarnya sampai betul-betul menguasai materi UN. Untuk itu siswa harus banyak bertanya kepada guru pembimbing kalau ada materi yang tidak dimengerti,”harap Murdjaini.
Ia mengaku, pihaknya telah memberikan bimbingan belajar (bimbel) kepada siswa peserta UN sejak Oktober 2012 lalu. “Kami tetap optimis siswa kami bisa lulus 100 persen,”tandasnya..
Pagi ini, kata Murdjaini, seluruh siswa MAN Balikpapan yang mengikuti UN akan melakukan doa bersama di masjid dekat Stadion Persiba milik PT Pertamina Persero. Tujuannya agar mental siswa semakin kuat dan tenang saat mengikuti UN. “Kami memilih masjid ini karena sebagian besar peserta UN MAN Balikpapan berasal dari sekitar masjid itu. Dengan adanya doa ini mudah-mudahan diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjawab soal-soal UN ini,”harapnya
Murdjaini menambahkan, pihaknya juga telah melakukan try out atau uji coba setiap minggu sekali sejak Februari 2013 lalu. “Jadi try out itu kami lakukan berkali-kali sampai siswa memahami bentuk soal UN nanti karena try out itu tidak akan melenceng dari soal-soal UN,”pungkasnya. (bp-14)