BALIKPAPAN - Sebagai
salah satu kota yang mengandalkan sektor jasa dan industri, Balikpapan
terus dilirik para pemburu kerja. Pasalnya, lapangan pekerjaan di kota
ini dinilai masih menjanjikan, sehingga angka pencari kerja pun tak
pernah surut.
Berdasarkan data resmi Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Balikpapan, jumlah pencari kerja saat ini mencapai 14.000 jiwa. Jumlah ini masih rendah dibandingkan akumulasi tahun 2012 lalu, yang mencapai 15.000 jiwa.
Namun perhitungan itu hanya didasarkan pada jumlah pelamar yang mengurus kartu kuning di kantor Disnakersos.
"Bisa saja jumlahnya lebih, karena yang dihitung ini hanya yang mengurus kartu kuning. Memang sekarang kesadaran perusahan yang mengisyaratkan pencari kerja menyertakan kartu kuning," ujar Kepala Disnakersos, Amien Latief, Kamis (11/4/2013).
Dari data tersebut, pengurusan kartu kuning masih didominasi lulusan SMA yang berkisar 30-40 persen. Sedangkan sisanya adalah lulusan Diploma dan S1.
Berdasarkan data resmi Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Balikpapan, jumlah pencari kerja saat ini mencapai 14.000 jiwa. Jumlah ini masih rendah dibandingkan akumulasi tahun 2012 lalu, yang mencapai 15.000 jiwa.
Namun perhitungan itu hanya didasarkan pada jumlah pelamar yang mengurus kartu kuning di kantor Disnakersos.
"Bisa saja jumlahnya lebih, karena yang dihitung ini hanya yang mengurus kartu kuning. Memang sekarang kesadaran perusahan yang mengisyaratkan pencari kerja menyertakan kartu kuning," ujar Kepala Disnakersos, Amien Latief, Kamis (11/4/2013).
Dari data tersebut, pengurusan kartu kuning masih didominasi lulusan SMA yang berkisar 30-40 persen. Sedangkan sisanya adalah lulusan Diploma dan S1.
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Adhinata Kusuma
Sumber : Tribun Kaltim
Foto: Google
