Minggu, 24 Maret 2013

NU Kritik Pemda Karena Ada Kafe Berdiri Dekat Sekolah

PROBOLINGGO - Pendirian tempat karaoke dan kafe Ayang di dekat SMKN 2 di Jl Mastrip, Kota Probolinggo, Jawa Timur, dikeluhkan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).
 
Sebab, lokasi kafe itu dinilai kurang tepat karena terlalu dekat dengan lingkungan pendidikan dan permukiman warga. Wakil Ketua PCNU Hudri, meminta sejumlah pihak untuk meninjau kembali lokasi tempat hiburan yang baru saja diresmikan tersebut.

Apalagi latar belakang dan kultur agama di Kota Probolinggo diketahui sangat kental.

"Mohon ditinjau dan direspon. Warga juga banyak yang tidak tahu tentang keberadaan kafe tersebut," kata Hudri.

Sementara, Ketua Robithotul Ma'ahid Al-Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Kota Probolinggo Abdul Aziz, menyayangkan keputusan pemerintah yang telah menerbitkan izin operasional bagi tempat hiburan tersebut.
Menurutnya, pemerintah semestinya mempertimbangan hal-hal lain selain unsur administratif belaka.

"Saya sebagai Ketua RMI akan segera matur dan sowan ke para kyai pengasuh pesantren untuk mendiskusikan dan meminta pendapat para tokoh agama. Apakah keberadaan tempat hiburan itu banyak menimbulkan manfaat atau justru mafsadat," kata Aziz, Sabtu (23/3/2013).

RMI memiliki anggota 32 pesantren yang beraliran NU. Aziz menambahkan, pemerintah sebagai pelindung masyarakat, pemerintah jangan hanya menerjemahkan pada sisi perlindungan keamanan secara fisik, namun mestinya jauh lebih substantif, yakni melindungi masyarakat pada rongrongan moralitas.

http://www.tribunnews.com/2013/03/24/kafe-berdiri-dekat-sekolah-nu-kritik-pemda

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.