Jumat, 29 Maret 2013

Jelang UN, PLN Balikpapan Diminta Jangan Sering Mati Lampu

BALIKPAPAN - Waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang semakin dekat, tentu semakin diwaspadai oleh ribuan pelajar yang siap mengikuti pelaksanaan uji kelulusan tersebut.

Namun, dalam kurun beberapa waktu terakhir, Kota Minyak sendiri kerap mengalami pemadaman listrik bahkan dengan waktu yang tak sebentar. Hal inilah yang tak jarang membuat warga geram dan khawatir dapat mempengaruhi masa belajar anak-anak yang hendak mengikuti pelaksanaan UN.

Seperti yang disampaikan oleh Machmudi, salah seorang warga Jl Sultan Hasanuddin Balikpapan Barat ini mengaku kecewa dengan pelayanan PLN yang sering byar pet.

“Kasihan anak-anak ini mau bela jar, sedangkan saat mati lampu saja waktunya cukup lama. Kalau mau belajar pulang sekolah kan mungkin kurang efektif karena sudah lama belajar di sekolah dan tempat bimbelnya,” ungkap ayah dari Sekar Anggraini, murid SDN 006 Balikpapan Barat.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kota Balikpapan yang membidangi masalah pendidikan menanggapi, seharusnya pihak PLN sudah saatnya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik hingga pelaksanaan UN 2013 mendatang.

“Yang jelas kita ingin persiapan UN anak menjadi maksimal. Listrik memang berpengaruh, apalagi saat malam hari. Tentu menjadi masalah yang krusial untuk diantisipasi,” ungkap Anggota Komisi IV, Syarifuddin Odang.

Pemadaman pun tak sekadar terjadi di saat-saat anak butuh waktu untuk belajar. Namun saat pelaksanaannya itulah yang dikhawatirkan akan mengganggu. Mengingat untuk tingkat SMP dan SMA/sederajat sendiri membutuhkan speaker untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, pada bagian soal audio listening.(rem)

http://www.balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=90138

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.