BALIKPAPAN - Rangkaian kegiatan waorkshop dan
simposium Balikpapan Rheumatology Update 2013 garapan IRA (Perhimpunan
Rheumatology Indonesia) Cabang Kaltim dimulai Jumat (15/3/13).
Diawali dengan kegiatan workshop tentang tehnik penyuntikan intraartikuler dan periartikuler di ruang Sakura RSUD Kanujoso. Tak kurang 108 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tampak antusias mengikuti kegiatan workshop yang menghadirkan pembicara dr Natsir Akil Sp PD-KR, dr Faridin Sp PD-KR, DR dr Nyoman Kertia Sp PD-KR dan DR dr Sumartini Dewi Sp PD-KR. Mereka tak hanya mendengarkan penjelasan pembicara tapi juga melayangkan pertanyaan-pertanyaan terkait keluhan pasien rematik yang pernah diterima. Termasuk saat demo penyuntikan, mereka satu persatu ingin merasakan titik yang tepat untuk menusukkan jarum suntik pada pasien uji coba.
"Banyak sekali manfaat workshop ini, kita dapat tambahan pengetahuan mulai diagnosis, penatalaksaanaan hingga praktek langsung bagaimana memberikan suntikan intraartikuler dan periartikuler. Ada efek besar bagi kami sebagai dokter dan pasien untuk penyakit osteoartritis. Ilmu kedokteran selalu alami pembaruan, ada sesuatu yang baru," kata Dr Mashudi Sp PD dari RS Bataraguru di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan.
Diawali dengan kegiatan workshop tentang tehnik penyuntikan intraartikuler dan periartikuler di ruang Sakura RSUD Kanujoso. Tak kurang 108 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tampak antusias mengikuti kegiatan workshop yang menghadirkan pembicara dr Natsir Akil Sp PD-KR, dr Faridin Sp PD-KR, DR dr Nyoman Kertia Sp PD-KR dan DR dr Sumartini Dewi Sp PD-KR. Mereka tak hanya mendengarkan penjelasan pembicara tapi juga melayangkan pertanyaan-pertanyaan terkait keluhan pasien rematik yang pernah diterima. Termasuk saat demo penyuntikan, mereka satu persatu ingin merasakan titik yang tepat untuk menusukkan jarum suntik pada pasien uji coba.
"Banyak sekali manfaat workshop ini, kita dapat tambahan pengetahuan mulai diagnosis, penatalaksaanaan hingga praktek langsung bagaimana memberikan suntikan intraartikuler dan periartikuler. Ada efek besar bagi kami sebagai dokter dan pasien untuk penyakit osteoartritis. Ilmu kedokteran selalu alami pembaruan, ada sesuatu yang baru," kata Dr Mashudi Sp PD dari RS Bataraguru di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan.
http://kaltim.tribunnews.com/2013/03/15/100-dokter-ikuti-workshop-balikpapan-rheumatology-update-2013