Rabu, 06 Februari 2013

Lurah Prapatan HM Slamet Djunaedi MSI Ajak Staf Bekerja Konsisten

BALIKPAPAN-Demi meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat, Kelurahan Prapatan Balikpapan Kota terus melakukan inovasi. Lurah Prapatan HM Slamet Djunaedi MSI bukan hanya secara personal meningkatkan kinerja stafnya, tetapi juga menyampaikan pesan melaui standing banner yang dipasang di beberapa sudut ruangan, termasuk di depan pintu masuk pelayanan. "Ada dua standing banner yang berisi pesan bagi staf dalam peningkatan kinerja pelayanan.

Pertama mengenai 10 budaya malu dan pemahaman tentang korupsi dalam pelayanan seperti korupsi waktu," ujar Slamet Djunaedi kepada Balikpapan Pos, Senin (4/1). Dengan standing banner tersebut, lurah mengajak semua stafnya untuk bekerja konsisten demi pelayanan maksimal ke masyarakat. "Saya berharap, semua staf mempertahankan konsistensi bekerja untuk masyarakat. Pesan di standing banner hanya untuk mengingatkan saja," tambahnya.

Slamet menjelaskan 10 budidaya malu yang diterapkan di kelurahan Prapatan antara lain malu datang terlambat, malu tak ikut apel, malu pulang lebih awal, malu tidak kerja tanpa izin, malu terlalu sering izin, malu karena tidak memakai seragam dinas, malu bekerja tidak terprogram, malu bekerja terbengkalai, malu bekerja tanpa pertanggungjawaban dan malu tidak bertata krama dan sopan santun.

"Itu harus menjadi budaya sehari-hari. Insya Allah, jika pesan dalam standing banner tersebut dilaksanakn dengan hati nurani. Pelayanan ke masyarakat pasti akan maksimal, hasilnya pun tercapai. Seperti moto Balikpapan saat ini, sebagai tahun bersih, tertib dan produktif," jelasnya.(rus)

http://balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=87668

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.