BALIKPAPAN - Polemik rencana pergantian nama Bandara Sepinggan yang diusulkan oleh
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak disikapi oleh Pemerintah Kota
Balikpapan dengan menyebarkan angket terkait keinginan masyarakat untuk
nama bandara tersebut.
Angket yang dibagikan bersamaan dengan silaturahmi antara Pangdam VI Mulawarman dan tokoh masyarakat Balikpapan Senin (19/2/2013) memuat tentang beberapa alternatif nama yang kelak akan diabadikan sebagai identitas baru dari bandara Sepinggan.
Dalam angket itu sendiri responden diminta memilih 6 nama yang direkomendasikan sebagai tempat dari Bandara Internasional tersebut.
Yang pertama tetap memakai nama Sepinggan, kemudian ada juga nama Sultan Aji Muhammad Sulaiman seperti yang pernah diusulkan oleh Gubernur, selanjutnya ada juga nama raja kerajaan Kutai Mulawarman.
Disamping pilihan-pilihan itu Pemerintah kota juga memasukan nama mantan Walikota Balikpapan Syarifoeddin Yoes sebagai salah satu alternatif, ditambah ada juga Bandara Gerbang Benua Etam serta terakhir Bandara Sri Sultan AM Sulaiman Balikpapan.
Dari hasil perhitungan secara cepat ternyata sebagian besar masyarakat Balikpapan masih tetap menginginkan nama Sepinggan sebagai identitas bandaranya, karena dari hasil polling mengumpulkan 66 persen jauh meninggalan nama lainnya.
Sementara nama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman yang saat sekarang juga tengah dibahas di pansus DPRD Kaltim menduduki posisi kedua dengan memperoleh 14 persen dari jumlah responden, yang kemudian disusul oleh Bandara Mulawarman dan Bandara Sri Sultan AM Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang sama-sama mengantongi 8 persen dukungan dan Bandara Syarifoeddin Yoes dengan 1 persen dukungan.
Angket yang dibagikan bersamaan dengan silaturahmi antara Pangdam VI Mulawarman dan tokoh masyarakat Balikpapan Senin (19/2/2013) memuat tentang beberapa alternatif nama yang kelak akan diabadikan sebagai identitas baru dari bandara Sepinggan.
Dalam angket itu sendiri responden diminta memilih 6 nama yang direkomendasikan sebagai tempat dari Bandara Internasional tersebut.
Yang pertama tetap memakai nama Sepinggan, kemudian ada juga nama Sultan Aji Muhammad Sulaiman seperti yang pernah diusulkan oleh Gubernur, selanjutnya ada juga nama raja kerajaan Kutai Mulawarman.
Disamping pilihan-pilihan itu Pemerintah kota juga memasukan nama mantan Walikota Balikpapan Syarifoeddin Yoes sebagai salah satu alternatif, ditambah ada juga Bandara Gerbang Benua Etam serta terakhir Bandara Sri Sultan AM Sulaiman Balikpapan.
Dari hasil perhitungan secara cepat ternyata sebagian besar masyarakat Balikpapan masih tetap menginginkan nama Sepinggan sebagai identitas bandaranya, karena dari hasil polling mengumpulkan 66 persen jauh meninggalan nama lainnya.
Sementara nama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman yang saat sekarang juga tengah dibahas di pansus DPRD Kaltim menduduki posisi kedua dengan memperoleh 14 persen dari jumlah responden, yang kemudian disusul oleh Bandara Mulawarman dan Bandara Sri Sultan AM Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang sama-sama mengantongi 8 persen dukungan dan Bandara Syarifoeddin Yoes dengan 1 persen dukungan.
http://kaltim.tribunnews.com/2013/02/18/sepinggan-raih-66-persen-dukungan