Selasa, 06 November 2012

Warga Protes Atas Gangguan Petasan Yang dimainkan Bule di Hotel Ibis


BALIKPAPAN - Hotel Novotel di Jl Brigjen Ery Suparjan Klandasan, Senin (5/11) malam tadi sekitar pukul 22.15 Wita, digeruduk puluhan warga. Warga marah lantaran di hotel Ibis ada sekumpulan orang bule (ekpatriat) menyalakan petasan dengan suara keras. Suasana tegang sempat terjadi di hotel ketika puluhan warga mendatangi hotel tersbeut menyampaikan protes keras.

Lurah Klandasan Ulu Suliansyah sampai turun tangan, bahkan Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriono buru-buru datang menenangkan massa. Warga tidak datang ke hotel Ibis, melainkan mendatangi hotel Novotel di sebelah hotel Ibis. Tak ayal, manajer Hotel Novotel Mr Neil GOW dan sejumlah staf hotel kaget.

Keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber mengatakan, warga sekitar hotel, yakni RT 39, 43 dan 44 KLandasan Ulu, kaget dan sangat terganggu karena ledakan petasan bersuara keras beberapa kali. Ledakan pertama sekitar 10 kali, kedua meledak lagi beberapa kali. Warga melihat, ledakan dari arah hotel Ibis yang dimainkan sekumpulan orang bule, sekitar 10 orang. Warga meminta pihak kepolisian dan pihak hotel mencari pelaku.

Selain itu, warga meminta pertanggungjawaban atas penderitaan dirasakan oleh salah satu penduduk yang sedang sakit. “Ledakan mengenai rumah warga. Ada warga kami yang sedang sakit stroke, kaget mendengar ledakan yang keras sekali,” teriak seorang warga. Polisi pun segera berdatangan mengamankan situasi, Kapolres Balikpapan Sabar Supriono juga segera datang ke Novotel menenangkan massa yang marah. “Masalah ini kami tindak lanjuti.

Kami masih mencari pelaku yang menyalakan petasan, serta dapat barang (petasan) dari mana,” kata Kapolres. Dia meminta, persoalan tersebut jangan sampai menggelinding menjadi bola panas yang menjadi pertentangan dengan warga. Selanjutnya Sabar menyatakan, masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik dan dicari solusinya. Sementara itu, Mr Niel menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ledakan pertasan.

Dia juga berjanji memberikan suplai obat terhadap warga yang sakit. “Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat. Bahwa kejadian ini, kami tidak tahu. Kami akan membantu obat kepada warga yang sakit,” ujar Niel. Setelah dilakukan penandatanganan surat pernyataan pihak hotel dan warga, suasana kembali terkendali dan aman. Warga dengan tertib meninggalkan hotel Novotel. Polisi menemukan beberapa petasan yang sudah meledak sebagai barang bukti penyelidikan kasus tersebut.(ono/bp11/balikpapanpos)

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.