BALIKPAPAN - Musibah kebakaran kembali menelan korban. Pada Selasa (13/11) kemarin, sekira pukul 08.00 Wita, si jago merah kembali menunjukkan kesombongannya di kawasan Batakan, tepatnya di Jl Telaga Mas RT 59 Sepinggan Balikpapan Selatan. Dalam kebakaran tersebut, 3 unit rumah ludes, plus satu rumah mengalami kerusakan di bagian plafon. Rumah yang dilalap api tersebut milik La Ila, La Daini, La Indun dan La Musa.
Dari keterangan La Daini, saat kebakaran dia sedang memberi makan ayam peliharaannya yang berada di belakang rumah. Saat api berkobar rumah dalam keadaan kosong, karena semuanya sedang bekerja. La Daini terkejut mendengar teriakan kebakaran dan melihat api telah membesar di atas rumah La Ila anaknya. Kedua bangunan itu memang bersebelahan.
“Saya itu lagi ngasi makan ayam dengan cucu saya, tiba-tiba api sudah membesar di atas atap rumah anak saya La Ila,” kenang La Daini kepada Balikpapan Pos Selasa (13/11). La Daini melanjutkan, dirinya tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah, karena api begitu cepat membesar dan listrik padam. ”Tidak ada barang yang sempat saya selamatkan, hanya baju dibadan saya saja dengan cucu-cucu saya,” lanjutnya.
Dari keterangan Wa Amo istri La Ila, saat itu dia baru saja pulang dari pasar dan langsung menggelar dagangan sayurannya di warungnya yang terletak di depan rumahnya. Saat sedang transaksi, seorang pembeli melihat api sudah membesar di atas atap rumah milik La Ila. Wa Amo pun langsung panic dan mencoba masuk ke dalam rumah. Ternyata di dalam rumah telah gelap. Wa Amo mengurungkan niatnya untuk menyelamatkan barang.
Dia hanya mengamankan anak-anaknya saja. Setelah mendapat laporan adanya kebakaran, pihak Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK) langsung meluncur ke lokasi kebakaran. Sekira lebih satu jam dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam, akhirnya api dapat dipadamkan. ”Begitu kita terima laporan pukul 08.10 Wita, kami langsung meluncur ke lokasi,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran BPBK Syarifuddin Has di lokasi kebakaran.
Sebanyak 21 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya dan untuk sementara waktu mengungsi ke rumah sanak keluarga mereka. Pihak BPBK mengaku belum dapat memastikan penyebab kebakaran, namun diduga akibat korsleting arus listrik. “Belum tahu penyebabnya apa, kita tunggu saja hasil dari olah TKP,” pungkas Syarifuddin.(bp-9/balikpapanpos)
