BALIKPAPAN – Kondisi listrik padam yang sering terjadi belakangan ini, sangat dikeluhkan banyak warga. Selama ini warga sudah memenuhi kewajibanya dengan melakukan pembayaran listrik tepat waktu. Ketua RT 12 Mekar Sari Lili, juga mengeluhkan kondisi tersebut.
“Gara-gara listrik mati, aktivitas warga jadi terganggu, apalagi setiap pemadaman listrik di wilayah Mekar Sari selalu saat adzan Magrib, otomatis menganggu pelaksanaan ibadah,” ungkap dia, kemarin. Tak sedikit warga yang khawatir, pemadaman berakibat terjadinya musibah kebakaran.
“Memang sangat terasa berbeda, saat Bapak Dahlan Iskan memiliki kedudukan penting di PLN, hampir tidak ada pemadaman secara bergilir. Bahkan Pak Dahlan saat menjabat sempat menjamin bahwa pasokan listrik di Indonesia termasuk Balikpapan terbilang aman jadi tidak perlu adanya pemadaman,” ungkap salah satu LSM Indriyanto.
“Memang dibutuhkan ketegasan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi untuk mencermati pelayanan listrik belakang ini, kalau perlu lakukan investigasi ada apa di belakang pemadaman listrik tersebut,” bebernya.
Masih kata dia, jangan sampai untuk kepentingan bisnis masyarakat biasa yang dikorbankan. “Alasan klise saat pemadaman listrik terjadi pihak PLN selalu mengatakan ada kerusakan atau sedang ada perbaikan,” tandasnya.
Sampai kapan Balikpapan dilanda demam gelap gulita apalagi Balikpapan sendiri merupakan Kota yang maju dan berkembang (metropolis). “Dengan pelayanan seperti ini jangan sekali-kali PLN berani membahas permasalahan kenaikan tarif listrik terutama kepada masyarakat, sebelum kinerja, pelayanan PLN dapat dibenahi,” tutup Idriyanto.(aji/balikpapanpos.co.id)
