BALIKPAPAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meresmikan Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau, Rabu (24/10) besok. Sebanyak 2.000 personel gabungan dari jajaran Kodam VI/Mulawarman dan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) siap mengamankan kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Balikpapan.
Saat dihubungi Balikpapan Pos pada Minggu (21/10), Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Inf Legowo didampingi Kasipenum Mayor ARM Answari menerangkan, menjelang kedatangan presiden SBY, pihaknya terus memantau dan menjaga sejumlah titik yang akan disinggahi presiden. “Semua satuan dilibatkan sesuai SOP.
Pengamanan akan kita fokuskan saat SBY menginap di Hotel Gran Senyiur, dan juga lokasi kegiatan seperti di Bandara Sepinggan dan Kariangau,” ujarnya. Tak hanya itu, sambung dia, sejumlah petugas mobile dan berpakaian sipil, termasuk penembak jitu (sniper) diterjunkan untuk mengamankan kedatangan orang nomor satu di negeri ini.
Jajaran Polda Kaltim sendiri akan mengadakan gelar pasukan dalam rangka pengamanan kedatangan Presiden SBY, Selasa (23/10) pagi ini sekira pukul 07.00 Wita, di lapangan SPN Stalkuda Balikpapan Selatan. Kabid Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Antonius Wisnu menerangkan, apel gelar pasukan ini merupakan sarana untuk melakukan pengecekan kesiapan pengamanan, baik secara perorangan maupun satuan agar dalam pelaksanaannya berjalan baik dan lancar.
“Dengan gelar pasukan ini diharapkan dapat tercipta kesiapan yang sungguh-sungguh dan tercipta sinkronisasi antar instansi yang terkait dalam pengamanan VVIP tersebut,” tandas Wisnu. Mengenai proses pengamanan di terminal peti kemas (TPK), kepolisian sendiri akan melibatkan sebanyak 1.507 personel di luar kekuatan TNI selama acara peresmian TPK berlangsung. “Kami (kepolisian, Red) hanya dimintai oleh TNI untuk terlibat dalam pengamanan dimana pihak TNI bertanggung jawab penuh kedatangan itu,” ujar Wisnu.
Selain memfokuskan pengamanan di area TPK, pihak kepolisian yang terdiri dari berbagai satuan juga melakukan pengamanan di 6 lokasi pengamanan yang terdiri dari 6 titik yang termasuk dalam ring 2 serta ring 3. Di antaranya area Bandara Internasional Sepinggan sebanyak 1.063 personel, pengamanan di Hotel Gran Senyiur sebanyak 257 personel, pengamanan area jalanan di sekitar hotel sebanyak 439 personel, serta rute dari hotel menuju area PTK dengan kekuatan 441 personel.
”Ada 6 kegiatan yang dilakukan presiden yang menjadi fokus pengamanan, rute segala macamnya kita gelar dari total personel yang kita libatkan baik dari Shabara, Brimob, Pam obvit dan polsek-polsek,” urai dia. Sementara itu disinggung kemungkinan akan terjadinya demo terkait kedatangan SBY itu, Wisnu menegaskan “Kita akan all out. Kita sudah gelar dengan mengantisipasi titik rawan yang kemungkinan terjadi seperti demo ataupun kecelakaan,” pungkas Wisnu.
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meresmikan proyek dan graundbreaking yang berpusat di terminal Peti Kemas Kariangau, Balikpapan pada 23 dan 24 Oktober mendatang. Di tempat terpisah, Kepala Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakusuma (ASN) Mayor Inf Sudirman Purba mengatakan, hampir semua satuan keamanan, baik TNI maupun Polri dilibatkan untuk mengamankan seluruh rute perjalanan dan lokasi kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu.
Sterilisasi mulai dilakukan, puncaknya H-1 sterilisasi sudah mencapai seratus persen. Khusus wilayah ring satu sterilisasi juga dilakukan pasukan pengaman presiden (Paspamres), yang akan datang satu hari lebih dulu dari rombongan presiden. "Sesuai SOP bila terjadi ancaman pada wilayah ring satu, akan ada tembakan peringatan, namun bila kondisi mendesak ancaman akan dilumpuhkan," terang Sudirman.
Khusus para wartawan yang akan melakukan peliputan, harus mengenakan kartu identitas khusus yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim. Kartu tersebut dapat diperoleh bila media yang bersangkutan mendapat undangan resmi untuk mendelegasikan wartawannya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat mengatakan, pada 20 Oktober (Sabtu lalu, Red), tim advance akan tiba di Kaltim untuk melihat persiapan yang dilakukan Kaltim untuk menyambut dan menjemput kedatangan presiden SBY. Seperti direncanakan, selain meresmikan dua proyek di Kaltim.
SBY juga dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim V di Bontang, Pelabuhan Maloy di Kutai timur, Terminal Baru di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Bandara Samarinda Baru di Sungai Siring. Terminal PT Pertamina di Lawelawe Penajam Paser Utara serta pembangunan Jembatan Kembar di Samarinda.
"Semua kegiatan peresmian dan ground breaking dipusatkan di Pelabuhan Kariangau Balikpapan. Karena itu, tim advance presiden ini akan mengecek semua persiapan dan agenda presiden selama di Kaltim," terangnya.(noq/hms)
