Kamis, 06 September 2012

Program Bank Sampah di Balikpapan Belum Berjalan Efektif

ISLAM BALIKPAPAN - Program bank sampah yang selama ini selalu dibangga-banggakan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, ternyata belum berjalan efektif. Program yang digadang-gadang sejak 3 tahun silam itu dan menjadi percontohan nasional, ternyata tidak berjalan efektif di setiap Keluaran.

Hal itu diakui Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Balikpapan Robi Ruswanto. Menurutnya, hingga kini program bank sampah tersebut baru terealisasi sekitar 4 persen, jauh dari harapan.

"Sampai saat ini memang masih sangat kecil kepedulian masyarakat, sehingga program bank sampah itu baru sekitar 4 persen," kata Robi.

Penyebabnya tak lain karena pola pikir masyarakat Balikpapan yang masih terbiasa dengan pola tradisonal, yakni mengumpulkan sampah, mengangkut dan membuangnya. "Pola pikir masyarakat yang harusnya dirubah, mindset-nya," ujar Robi.

Padahal kata Robi, kalau seandainya masyarakat merubah pola pikir tersebut, dengan menerapkan pola 3R yakni reduce, reuse, recycle, kemungkinan program bank sampah itu akan berjalan maksimal. Termasuk dapat menguranggi volume sampah.

"Padahal harapan kita kan sampah-sampah itu dikelola dari sumbernya dari masyarakat, misalnya sampah rumah tangga jadi kompos jadi daur ulang, memang pola pikir masyarakat itu yang menjadi dasarnya," imbuhnya. (*/TRIBUN KALTIM)

SHARE THIS

Author:

Situs Berita Islam Balipapan merupakan situs yang memberitakan tentang dunia Islam dan umat Islam, berbagi informasi dan menyemarakkan dakwah / syiar Islamiyah.