ISLAM BALIKPAPAN - Rencana Pemkot membangun taman dengan tema forest garden, terus berjalan. Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) baru saja mendapat gelontoran dana tak kurang dari Rp 500 juta dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk pembangunan fisik aset kota seluas 1,5 hektare di depan SMA 5 kawasan Ringroad itu.
Kepala (DKPP) melalui Kasi Pertamanan Merly menyebut, taman tersebut akan menjadi hutan kota mini. Sejauh ini, melalui anggaran corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan swasta, sudah banyak sumbangsih dalam bentuk penyediaan bibit tanaman dan pot bunga.
"Keterlibatan swasta lebih banyak tentu masih diharapkan, tapi menunggu DED selesai dulu. Kami targetkan rampung akhir 2012 ini," ucap Merly.
Selain membantu dana untuk pembangunan fisik, BLH juga membantu pengelolaan operasional tanaman jika kelak Detailed Engineering Design (DED) selesai.
Diketahui, total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun taman kota di Ringroad ini sekira Rp 5 miliar dari rencana awal yang diusulkan sebesar Rp 7 miliar.
“Masih diharapkan partisipasi swasta melalui CSR. Karena APDB hanya membantu 25 persennya," sebut Merly. Sekadar mengingatkan, di ajang penilaian Taman Kota Nasional tahun 2012, Balikpapan menjadi salah satu kota yang mendapat predikat membanggakan dengan posisi runner up. Untuk itu, Pemkot semangat membangun taman terpadu yang bisa dimanfaatkan bagi tiga generasi di atas lahan tak jauh dari Dome Balikpapan di Jl Ruhui Rahayu itu.
Taman terpadu itu akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota dan menjadi nilai tambah dalam penghargaan Adipura dan Taman Kota Nasional.
Fasilitas lain yang dijanjikan adalah gazebo, tempat bermain anak, jogging track, dan kawasan refleksi tradisional plus taman bagi warga lanjut usia (lansia). (*/tka/adm/k2/BALIKPAPANPOS)
Kepala (DKPP) melalui Kasi Pertamanan Merly menyebut, taman tersebut akan menjadi hutan kota mini. Sejauh ini, melalui anggaran corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan swasta, sudah banyak sumbangsih dalam bentuk penyediaan bibit tanaman dan pot bunga.
"Keterlibatan swasta lebih banyak tentu masih diharapkan, tapi menunggu DED selesai dulu. Kami targetkan rampung akhir 2012 ini," ucap Merly.
Selain membantu dana untuk pembangunan fisik, BLH juga membantu pengelolaan operasional tanaman jika kelak Detailed Engineering Design (DED) selesai.
Diketahui, total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun taman kota di Ringroad ini sekira Rp 5 miliar dari rencana awal yang diusulkan sebesar Rp 7 miliar.
“Masih diharapkan partisipasi swasta melalui CSR. Karena APDB hanya membantu 25 persennya," sebut Merly. Sekadar mengingatkan, di ajang penilaian Taman Kota Nasional tahun 2012, Balikpapan menjadi salah satu kota yang mendapat predikat membanggakan dengan posisi runner up. Untuk itu, Pemkot semangat membangun taman terpadu yang bisa dimanfaatkan bagi tiga generasi di atas lahan tak jauh dari Dome Balikpapan di Jl Ruhui Rahayu itu.
Taman terpadu itu akan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota dan menjadi nilai tambah dalam penghargaan Adipura dan Taman Kota Nasional.
Fasilitas lain yang dijanjikan adalah gazebo, tempat bermain anak, jogging track, dan kawasan refleksi tradisional plus taman bagi warga lanjut usia (lansia). (*/tka/adm/k2/BALIKPAPANPOS)
