BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id- Biaya pembanguan jembatan penghubung antara Kelurahan Kampung Baru Ulu menuju Keluarahan Kariangau yang dibiayai oleh Pemerintah Kota diperkirakan akan mengalami kenaikan anggaran dibandingkan estimasi semula.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan Tara Allorante Senin (10/9) mengatakan bahwa dari rencana aawal, diperkirakan pembangunan jembatan yang menajdi salah satu akses alternatif itu akan menelan dana sekitar Rp 400 juta.
Namun setelah pihaknya merampungkan Detail Engineered Design (DED) ternyata terdapat kekurangan angarana sekitar Rp 300 hingga Rp 400 juta untuk bisa menyelesaikan pembangunan tersebut.
"Anggaran pasti meningkat perkiraan mungkin sekitar Rp 700 sampai Rp 800 juta perkiraan tapi nanti kita lihat karea awalnya sekitar Rp 400an juta," katanya.
Peningkatakan anggaran pembiayaan pembangunan tersebut menuruit Tara, karena berdasarkan hasil peninjauan yang di lakukan kemarain dengan memperhatikan kondisi pasang surut air laut ternyata konstruksi bangunan perlu ditinggikan dari desain awal.
Pasalnya pihak Pelinndo yang ikut serta dalam peninjauan itu memperkirakan tinggi jembatan yang hanya 10,5 meter tidak akan mampu dilewati oleh kapal-kapal dengan ukuran besar.
Paling tidak agar kapal-kapal berukuran besar tersebut bisa melintas di bawahnya, di butuhkan ketinggian mencapi 17 meter dari tiang pancang utama, agar nantinya keberadaanya tidak menggangu aktivitas lalu lintas pelayaran.
Penulis : Januar Alamijaya
Editor : Reza Rasyid Umar
Sumber : Tribun Kaltim